Jumat 02 Agustus 2019, 19:30 WIB

Gajah Karina Tewas Saat Dipindahkan

Solmi | Nusantara
Gajah Karina Tewas Saat Dipindahkan

Ilustrasi/MI/Solmi
Gajah Karina

 

DIDUGA akibat stres dan umur yang relatif tua, Gajah Karina yang berumur sekitar 50 tahun tewas pascatersadar dari pengaruh bius saat hendak dilepasliarkan di kawasan Hutan PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI) di wilayah Kabupaten Sarolangun oleh Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.

Kepala BKSDA Jambi Rahmad Saleh membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Karina tewas pada Senin (29/7), setelah berhasil ditranslokasi dari hutan Kejasung Tabir, Kabupaten Tebo, ke lokasi baru di dalam konsesi PT REKI, kawasan restorasi ekosistem di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Dari laporan tim yang melibatkan dokter hewan dan ahli gajah dari Taman Nasional Way Kambas Lampung, Rahmad menduga penyebab kuat kematian Karina lantaran kelelahan dan stres selama pemindahan yang memakan waktu sekitar 11 jam.

Rahmad meyakinkan tim yang bertugas sudah berpengalaman dalam pemindahan satwa.

"Sudah berpuluhkali dan tim sangat hati-hati," ujar Rahmad menjawab pertanyaan adanya faktor human error kepada wartawan, Jumat (2/8).

Baca juga: Gajah Latih BBKSDA Terus Giring Kawanan Gajah Liar ke Tesso Nilo

Gajah Karina yang terpantau BKSDA sudah sepuluh tahun terpisah dari kelompoknya di kawasan hutan Tebo mulai ditranslokasi pada Sabtu (27/7) pekan lalu dan sampai ke lokasi PT REKI, Minggu (28/7).

Usai diturunkan dari truk dan digiring dengan menggunakan gajah latih, gajah Karina masih dapat berjalan. Sampai di titik pelepasan di areal konsesi PT REKI, petugas langsung memasang GPS Collar serta diberi antibius untuk memulihkan kesadaran.

Tidak lama setelah itu, gajah Karina terjatuh dan selanjutnya dilakukan penanganan medis oleh tim. Kemudian pada Senin (29/7) sekira pukul 03.00 WIB, gajah Karina dinyatakan mati.

Menurut catatan BSKDA Jambi, populasi gajah di Jambi saat ini diperkirakan sekitar 120 ekor tersebar di sejumlah kawasan dan kelompok, antara lain kelompok gajah yang menempati Kawasan Taman Nasional Bukit 30, Taman Nasional Kerinci Seblat dan Kawasan areal Konservasi PT REKI.(OL-5)

 

Baca Juga

MI/HO

Ulama di Cirebon Doakan Ganjar Pranowo

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 03:02 WIB
ribuan orang yang hadir juga memanjatkan doa dipimpin oleh Kyai Abdul Munif untuk Ganjar Pranowo serta harapannya bagi Indonesia yang...
DOK MI

Siswi SMP Korban Kekerasan Seksual Di Pati Dalam Tahap Pemulihan

👤Widhoroso 🕔Senin 08 Agustus 2022, 00:55 WIB
MENTERI Sosial Tri Rismaharini menyampaikan siswi SMP berinisial N (15 tahun) di RSUD Soewondo, Pati, Jawa Tengah yang menjadi korban...
ANTARA

Sumut Tata Situs Benteng Putri Hijau di Deliserdang

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 08 Agustus 2022, 00:15 WIB
PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara melakukan penataan situs Benteng Putri Hijau sebagai upaya pelestarian cagar budaya dan pengembangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya