Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM kemarau yang melanda Kalimantan Tengah sejak dua bulan ini, dibarengi dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat ini mulai berdampak sudah mulai dirasakan masyakarat. Saat ini para pemilik kapal barang yang melayani rute ke pedalaman Kalteng mengeluhkan sulitnya untuk melakukan perjalanan karena debit air sungai yang mulai dangkal.
Rifhansyah, 55 seorang pemilik (jurangan) kapal barang yang melayani rute dari Palangka Raya ke sejumlah desa di pedalaman Kabupaten Gunung Mas mengaku di musim kemarau seperti sekarang ini, mengaku kesulitan untuk melakukan pelayaran. Saat ditemui di Pelabuhan Rambang, Palangka Raya, Selasa (30/7) ia mengaku kurangnya debit air seperti saat sekarang ini menyulitkan kapal untuk berlayar.
"Kalaupun harus dipaksakan maka kita tidak bisa mengangkut banyak barang karena takut kapal akan kandas di sungai," ujar Rifhansyah, saat ditemui di Pelabuhan Rambang, Palangka Raya, Selasa (30/7).
Kondisi ini ditambah lagi dengan banyaknya para penambang emas di sejumlah sungai Kalteng dan membuang limbahnya berupa pasir ke tengah sungai dan berakibat terjadinya pendangkalan. Saat ini kata Rifhansyah, dalam seminggu kapal miliknya hanya melakukan satu kali perjalanan (trip) karena memang sepi orderan.
"Itu pun kadang kita tidak berangkat karena sepi orderan," katanya.
Selain debit air yang surut, masalah yang dihadapi para pemilik kapal adalah berkurangnya para pemilik barang untuk mengirimkan barang milik mereka melalui jalur sungai.
baca juga:
Dermaga pelabuhan Rambang, Palangka Raya ini merupakan dermaga tertua dan sudah ada sejak provinsi ini berdiri. Dermaga yang terletak dibantaran Sungai Kahayan itu sekitar tahun 1970-1990 merupakan jalur utama yang menghubungkan Palangka dengan sejumlah kota di Kalteng, termasuk Banjarmasin (Kalsel). Namun sejak akses jalan darat terbuka lebar, dermaga ini menjadi terbengkalai dan terkesan kumuh kondisinya.
(OL-3)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved