Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kunjungan Jokowi ke Istana Sisingamaraja Disambut Upacara Adat

Januari Hutabarat
28/7/2019 13:30
Kunjungan Jokowi ke Istana Sisingamaraja Disambut Upacara Adat
Presiden Joko Widodo berkunnung ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dua minggu lalu.(MI/Agus Suparto)

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama tokoh masyarakat sepakat untuk mengenakan ikat kain adat atau mambulang bulangi kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Istana Raja Sisingamangaraja di Kecamatan Bakkara,  Humbang Hasundutan, Sumatra Utara (Sumut), Senin (29/7).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Humbang Hasundutan, Hotman Hutasoit, mengatakan pada kunjungan kerja Presiden ke Istana Raja Sisingamangaraja, tokoh masyarakat Humbang Hasundutan memiliki tekad untuk mambulang bulangi Jokowidodo dan memberikan tunggal Panaluan.

"Pemberian bulang-bulang dan tunggal Panaluan (bahasa Batak)  merupakan tekad tokoh masyarakat luas. Tunggal Panaluan merupakan benda berbentuk tongkat yang dimiliki suku Batak serta memiliki nilai budaya yang cukup tinggi, bulang-bulang dan tunggal Panaluan diberikan kepada seorang raja pengambil keputusan (adat Batak)," Hotman.

Pemberian bulang-bulang tersebut dan tunggal Panaluan sebagai lambang kebanggan masyarakat Humbang Hasundutan selama kepemimpinan Jokowidodo yang dinilai merakyat serta memberikan perhatian yang serius terkait perkembangan destinasi Danau Toba khususnya umumnya masyarakat Indonesia.

Rentetan acara adat akan digelar tepatnya di Istana Raja Sisisngamangaraja Kecamatan Bakkara, upacara adat pemberian tunggal Panaluan akan dilaksanakan oleh keturunan Raja Sisingamangaraja.

Hotman menjelaskan, Raja Sisingamangaraja adalah tokoh pejuang kemerdekaan dari tanah Batak yang dikenal dengan keberaniannya mengusir para penjajah.

Raja Sisingamangaraja pertama( 1) sampai yang ke dua belas (XII), memiliki istana di Kecamatan Bakkara, hingga saat ini istana tersebut dilestarikan pihak Pemerintah dan dijaga oleh keturunannya.

Rumah dan berbagai Sopo (gedung) bersejarah masih tertata rapi, serta berbagai benda bersejarah masih dapat dibuktikan berikut kesaktiannya.

Menurut Hotman Hutasoit, agenda kunjungan kerja Jokowi kali ini memiliki makna yang cukup luas serta bukti kepedulian pembangunan yang merata.

Dia berharap kehadiran Jokowi dapat membawa perubahan pembangunan yang merata, sehingga perairan Danau Toba menjadi daerah wisata taraf internasional. (OL-09)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Deri Dahuri
Berita Lainnya