Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan Provinsi Kalteng Slamet Winaryo meminta kepada pihak sekolah agar mengimbau anak didiknya menggunakan masker penutup hidung saat melakukan aktivitas di luar. Sebab saat ini sudah mulai terjadi kabut asap tipis dan berdampak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Ini terutama untuk sekolah yang lokasinya dekat areal yang terbakar. Kami sudah memberikan arahan dan monitor," ujarnya di Palangka Raya, Kamis (25/7) usai Apel Kesiapan Karhutla se Kalteng.
Dijelaskan Slamet saat ini masih belum ada sekolah yang melakukan emergency terkait dengan karhutla ini. Namun ia menegaskan bila memang nantinya terjadi emergency, maka ia meminta agar pihak sekolah mewajibkan anak didik untuk mengggunakan masker. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan tidak belajar di luar ruangan atau bisa dilakukan dengan cara modulasi atau ramedial.
"Intinya jangan mengorbankan anak didik hanya karena.ingin mengejar jam belajar," tegas Slamet.
Kedepannya kata dia, pelajaran mengenai bahayanya kebakaran hutan dan lahan pertanian harus mulai ditanamkan kepada siswa sejak dini mulai dari tingkat paling bawah seperti PAUD dan Taman Kanak-kanak.
"Ini perlu dilakukan agar mereka sejak dini sudah mengenal dan mengetahui bahayanya kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul ditemui terpisah mengatakan, piahaknya telah menyiapkan ribuan masker yang nanti bisa digunakan bila kabupaten memerlukannya.
"Intinya bila ada kabupaten yang melakukan permintaan masker kami akan langsung melakukan pengiriman kesana," ujarnya singkat.
baca juga: Kurang Gizi, Bayi Arjuna Lahir Abnormal
Terpisah, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan untuk mengatasi karhutla yang terjadi di pedalaman, pihaknya akan menggandeng lembaga adat yang ada di Kalteng seperti Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng dan sejumlah lembaga adat lainnya.
"Kita akan libatkan para Demang kepala adat untuk memberikan pengertiannya dan pengetahuan kepada warganya tentang bahayanya kebakaran hutan dan lahan," pungkas Sugianto. (OL-3)
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Negara bagian Victoria, Australia, tetapkan status darurat akibat kebakaran hutan hebat. Satu orang tewas dan ratusan rumah hancur saat api melahap lahan seluas dua kali London.
Efikasi masyarakat dan norma kelompok terbukti lebih berpengaruh terhadap partisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dibandingkan pendekatan berbasis rasa takut.
Kemudian, memastikan masyarakat lokal, yang paling tahu tentang gambut, mendapatkan pelatihan dan dukungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved