Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) menerjunkan tim untuk turun ke wilayah pesisir guna menenangkan warga. Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir, terutama di Cilacap dilanda isu akan terjadinya tsunami besar.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, mengatakan, mulai Sabtu (20/7) kemarin hingga hari ini, pihaknya menurunkan personel BPBD untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak panik.
"Dalam beberapa hari ini, ada isu santer lewat media sosial mengenai adanya bencana tsunami. Bahkan, ada gambar dan video yang viral dengan gambar air di pantai yang surut. Itu lah yang kemudian memicu adanya kekhawatiran. Untuk meredam keresahan, kami menerjunkan tim yang bergerak ke wilayah pesisir Cilacap," kata Tri Komara, Minggu (21/7).
Tri Komara menegaskan, tidak perlu ada yang dikhawatirkan, karena perairan Cilacap aman. Meski demikian, mitigasi bencana harus terus ditingkatkan, karena memang Cilacap merupakan daerah yang rawan gempa dan tsunami.
"BPBD terus berupaya untuk meningkatkan mitigasi bencana khususnya untuk wilayah pesisir," tandasnya.
Baca juga: Menko Luhut Resmikan Gerai Fish Mart di Sukabumi
Sebelumnya, BMKG juga merilis pernyataan dari Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono yang meminta kepada masyarakat khususnya di Cilacap untuk tidak mengungsi.
"Saya informasikan bahwa saat sekarang tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan ditakutkan terkait tsunami," ungkap Daryono dalam pernyataan tertulisnya.
Menurutnya, kewaspadaan memang harus terus dilakukan, tetapi masyarakat tidak perlu takut dan khawatir berlebihan, apalagi mengungsi.
"Itu tidak perlu dilakukan, karena malah akan membuat tidak produktif dan mengganggu aktivitas kehidupan normal. Sampai sekarang, gempa tidak dapat diprediksi, kapan terjadinya, di mana lokasinya dan berapa kekuatannya. Oleh karena itu, jangan mudah percaya pada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegasnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lanjutnya, juga tidak mengeluarkan peringatan dini di Cilacap dan daerah lainnya di Indonesia.
"Kepada masyarakat tidak perlu takut dan khawatir beraktivitas di pantai. Warga di pesisir selatan Jawa tetaplah bekerja dan tetap produktif." (OL-1)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Wilayah Laut Banda, Maluku diguncang gempa tektonik pada pukul 10.05 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan adanya kemungkinan terjadinya tsunami danau di kawasan Danau Maninjau.
BMKG menyatakan gempa bumi magnitudo 4,7 yang berpusat di Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, tidak berpotensi tsunami.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
BMKG melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Pantai Selatan Bengkulu Utara, Bengkulu, pada Sabtu (27/12).
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved