Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 88 peserta didik baru Sekolah Sukma Bangsa di Gampoeng Pineueng, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Aceh menggelar pengenalan lingkungan sekolah (PLS) untuk peserta didik baru, Selasa (16/7). Mereka terbagi tiga tingkatan, yaitu 37 siswa SMA, 30 siswa SMP dan 21 siswa SD. Kegiatan penuh persahabatan itu berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai 15,16 dan 17 Juli 2019.
Menurut Kepala SMA Sukma Bangsa Kabupaten Pidie, Mukhlisan Putra mengatakan tujuan PLS ini untuk menggali potensi setiap siswa baru. Kemudian membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Di antaranya adalah keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah.
Di hari terakhir diisi materi sosialisasi wawasan nusantara oleh anggota Babinsa Koramil Kecamatan Peukan Baro.
"Alhamdulillah anak-anak nanti bisa tumbuh kembangkan budaya kedisiplinan, hidup bersih, sehat dalam rangka mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja dan semangat gutong royong," lanjut Mukhlisan Putra.
baca juga: Para Jemaah Haji Dianjurkan Banyak Konsumsi Air
Muhammah Haiqal, siswa kelas 3 SMA Sukma Bangsa Pidie menambahkan bahwa suasana pengenalan lingkungan sekolah berlangsung akrab dan gembira.
"Apalagi di sini wajib melakukan kegiatan bersifat edukatif dan dilarang melakukan plonco atau tindakan kekerasan lainnya," terangnya. (OL-3)
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia masih mendominasi angka pernikahan dini tertinggi secara nasional, meski secara umum prevalensi pernikahan anak di Indonesia terus menurun.
Mereka kehilangan rasa aman, rutinitas harian, akses belajar, serta dukungan emosional yang esensial bagi perkembangan mereka.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved