Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMAD Subkhan, 47, petani bawang merah asal Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang pernah viral karena curhatannnya dengan Sandiaga Uno saat kampanye pencalonannya sebagai calon wakil presiden akhirnya divonis lima bulan penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Selasa (9/7).
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Brebes tersebut menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap Sukro, 67, juga warga Desa Tegalglagah. Vonis lima bulan penjara diketok majelis hakim PN Brebes, yang diketuai Tri Mulaynto. Vonis tersebut lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa sebelumnya yang 7 bulan penjara.
Atas putusan majelis hakim kuasa hukum terdakwa, Abdullah Naniq, menyatakan kliennya menerima.
"Karena terdakwa ikhlas dan menerima atas putusan yang dijatuhkan," ujar Tri.
Baca juga: Presiden Jokowi Diharapkan Libatkan Tokoh Maluku dalam Kabinet
Dengan putusan majelis hakim itu, Subkhan tinggal satu bulan menjalani hukuman penjara sebab terdakwa sudah menjalani hukuman selama empat bulan sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis.
Nama petani Muhammad Subkhan sempat viral karena curhatannya soal harga bawang merah yang waktu itu sempat turun. Dalam curhatannya, Subkhan menangis di hadapan Sandiaga Uno yang kala itu tengah berkampanye saat pencalonannya sebagai cawapres.
Tidak lama kemudian, Subkhan tersandung masalah hukum karena telah melakukan penganiayaan terhadap seorang kakek berusia 67 tahun, bernama Sukro. Sukro diketahui telah menyatakan dalam unggahan videonya yang menyebar, kalau Subkhan pernah mengalami gangguan kejiwaan. (OL-1)
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Sebuah truk kontainer pengangkut peti kemas, terguling di Jalan Pantura Utama ruas Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/01/26).
Hingga kini, akses tersebut belum dapat digunakan, sehingga warga setempat membuat jembatan darurat dari bambu untuk pejalan kaki dan sepeda motor.
Harga bawang merah di Brebes yang sebelumnya Rp25 ribu/kg, turun menjadi Rp20 ribu/kg. Sedangkan harga cabai yang semula Rp15 ribu turun menjadi Rp10 ribu.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved