Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BELASAN gempa susulan terjadi pascagempa utama dengan magnitudo 7,0 skala richter (SR) di Ternate, Maluku Utara, Minggu (7/7) malam.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara, Edward H Mengko mengatakan, sebanyak 16 gempa susulan terekam di wilayah perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
"Lokasi gempa susulan terjadi di seputar lokasi gempa utama yaitu sekitar Barat Daya Ternate, Provinsi Maluku Utara," sebut Edward di Manado, Senin (8/7).
Dia mengatakan, rentang kekuatan gempa susulan yang terekam berkisar antara magnitudo 3,8 hingga 4,9 SR.
Baca juga: Gempa Malut Dipicu Deformasi Kerak Bumi
Dia melanjutkan, dari hasil observasi alat pengukur pasang surut air laut tidak ditemukan adanya anomali permukaan air laut, pascagempa utama.
"Hingga kini belum ada informasi terjadinya kerusakan bangunan dan infrastruktur termasuk kerusakan yang paling parah," sebut Edward.
Dia meminta warga untuk tetap waspada dan tidak panik. Selain itu, masyarakat diminta merujuk informasi resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Jangan mudah percaya informasi-informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya," tegas Edward. (OL-2)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved