Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Petani Tambak Flotim Panen Perdana 1000 Bandeng

Ferdinandus Rabu
06/7/2019 14:55
Petani Tambak Flotim Panen Perdana 1000 Bandeng
Kelompok petani tambak Bereun Senaren panen perdana seribu bandeng di Tambak Luo Gego-Riangkol, Flores Timur, Sabtu (6/7).(MI/Ferdinandus Rabu )

GUNA meningkatkan kehidupan perekonomian wilayah pesisir, Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) NTT melakukan panen perdana 1000 ekor ikan bandeng di Tambak Luo Gego-Riangkoli, Desa Sina Malaka, Kecamatan Tanjung Bunga, Jumat (5/7) sore.

Panen perdana ini dipimpin langsung Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon didampingi istri dan sejumlah pimpinan OPD, Forkompimda, camat, kepala desa dan sejumlah kelompok tani di desa tersebut. Hasil produksi ikan bandeng ini mencapai 1000 ekor di atas lahan seluas 2600 meter persegi, yang dikelola oleh Kelompok Petani Tambak Bereun Senaren. Dalam pengelolaan tambak bandeng ini, para petani mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah daerah sebesar Rp100 juta.

Ketua Kelompok Petani Tambak, Ir Lewar mengatakan bahwa dari bantuan hibah dari Pemkab Flores Timur sebesar Rp100 juta bisa menghasilkan seribu ikan bandeng.

"Dan panen tersebut merupakan hasil dari kepercayaan yang tekah diberikan kepada kami. Ini juga menjadi motivasi bagi kaum muda di desa kami," ujar Ir Lewar.

Pada kesempatan itu Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon, saat ditemui di lokasi tambak, memberikan apresiasi yang tinggi bagi kelompok petani tambak yang berhasil mengelola dana batuan ini untuk pengembangan potensi di desa mereka.

"Saya memberikan apresiasi yang tinggi bagi kelompok ini yang telah mengoptimalkan potensi pesisir di desa ini melalui hasil tambak ikan bandeng. Semoga bisa memotivasi desa-desa pesisir lainnya untuk memaksimalkan potensi yang ada. Panjang pesisir sekitar 3 km. Andaikata dimaksimalkan tentu bernilai ekonomis. Tidak saja tambak bandeng, bisa juga udang, ataupun tambak garam. Kalau kami pemda agak lambat dan desa bisa mendorong silahkan saja. Mari bangun komunikasi, pasti ada jalan keluar," urai Bupati Anton.

Bupati Flotim, Anton Hadjon juga mengakui, masih minimnnya semangat kaum muda untuk mengembangkan potensi wilayah pesisir, khususnya perhatian terhadap budidaya perikanan yang masih sangat minim.

baca juga: Hari Ke 5 Tilang Elektronik, 217 Pengendara Lakukan Pelanggaran

"Tahun 2018, Pemda telang mengalokasikan anggaran sekitar Rp6 miliar untuk bantuan modal dana hibah bagi kaum muda di daerah ini. Namun dari sekitar 300 kaum muda yang mengajukan permohonan bantuan modal, hanya 3 orang muda saja yang tertarik pada budidaya perikanan, yaitu tambak ikan bandeng, tambak udang, dan tambak ikan kerapu. Ini berarti minat dan perhatian terhadap budidaya kelautan dan perikanan masih sangat kecil di daerah ini," ujarnya.

Dalam panen perdana tersebut, pemerintah daerah juga menghadirkan sejumlah pelaku usaha untuk dapat berpatisipasi bersama dalam pemasaran ke depannya, demi keberlanjutann usaha tambak di daerah ini. (OL-3)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya