Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN cuaca yang mendadak mengakibatkan ribuan ikan yang dibudidayakan di keramba di Waduk Kedung Ombo (WKO) mati.
"Perubahan cuaca yang mendadak selalu menjadi momok bagi para petani keramba di Waduk Kedung Ombo ketika berlangsung kemarau. Akibat perubahan cuaca ini ribuan ikan tangkaran tambak," tutur seorang petani keramba di kawasan WKO wilayah kabupaten Sragen, Wahyuni, Jumat (28/6).
Ikan mati mendadak mulai mengambang beberapa hari terakhir. Karena kondisi alam ini sejumlah petani keramba bakal rugi besar. Dua wilayah waduk yang ikut terdampak fenomena upwelling ada di wilayah Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Grobogan.
Menurut petani Boyolayar ini hampir setiap musim kemarau ini banyak ikan keramba seperti jenis nila, patin, tombro, mujair, gurami, dan beberapa jenis ikan lainnya stres dan mati mendadak. "Jika terlanjur membusuk, ikan tidak bisa dikonsumsi," timpal dia.
Baca juga: Gubernur Bali Sarankan Pengantin Baru Punya Empat Anak
Wahyuni mengaku kerugian yang diderita mencapai ratusan juta rupiah. "Punya saya ada 40 keramba yang terancam, sebagian sudah terkena dan mati. Kerugian ya Rp100 jutaan. Saat ini sudah sebagian saya panen lebih awal untuk menghindari kematian dan kerugian yang lebih besar lagi," imbuh dia.
Kepala Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Suwarno membenarkan ribuan ikan keramba di wilayahnya yang mati mendadak. "Ya kerugian besar, karena banyak warga saya yang berprofesi sebagai petani keramba terdampak kondisi itu," papar dia.
Ia katakan, yang terjadi itu merupakan pengulangan tiap tahun, bersamaan waktunya dengan kemarau yang semakin menyengat. Saat kondisi seperti itu terjafi perubahan suhu air membuat ikan kekurangan oksigen. Sementara ikan terjebak dalam keramba tidak bisa berenang menghindar mencari tempat yang aman.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Sragen Muhammad Jazairi mengaku sudah mengirim petugas untuk melihat perkembangan permasalahan secara langsung.(X-15)
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved