Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) didorong bertindak cepat menyelamatkan kelangsungan hidup peternak ayam broiler. Sudah 10 bulan terakhir ini mengalami keterpurukan parah karena harga ayam hidup di tingkat produksi hanya tinggal Rp5-10 ribu. Harga itu sangat jauh dari ketetapan HPP pemerintah yang mencapai Rp18.500.
"Peternak unggas rakyat sudah diibaratkan menangis darah sekarang ini. Karena hampir 10 bulan terakhir ini menanggung derita tidak berkesudahan. Kami sudah berulang kali memohon kepada pemerintah (Kementan) tetapi tidak pernah mendapatkan respon," ungkap Ketua Perhimpunan Insan Peruggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah Pardjuni kepada Media Indonesia di Solo, Selasa (25/6).
Pemerintah diharapkan bisa menekan atau membatasi produksi peternak besar bermodal asing (PMA) yang menjadi biang dari keterpurukan harga ayam broiler di tingkat produksi peternak rakyat hancur. Saat ini, kelebihan produksi atau suplai mencapai 30-40% dari kebutuhan.
"Di Jawa Tengah saja, kelebihan produksi mencapai 40%. Kebutuhan sekitar 1,2 juta ekor per hari namun sejauh ini suplai mencapai sekitar 2 juta ekor. Tiap bulan tidak ada pengurangan, sehingga terus menumpuk dan membuat harga di tingkat produksi terjun bebas. Saat ini harga ayam hidup di tingkat produksi tinggal Rp5-10 ribu. Ada yang mencoba menawar Rp4.500, ini sungguh gila. Jika terjadi saya akan lapor kepada Satgas Pangan," tandas dia.
Baca juga: Pemerintah Diminta Serius Angkat Harga Ayam di Peternak
Karena itu, sebagai bentuk protes atas kebijakan yang masih menggantung dari Kementerian Pertanian dan Kemendag, Pinsar Solo Raya pada Rabu (26/1) akan menggelar protes dengan cara membagi-bagikan 8.000-10.000 ekor ayam secara gratis kepada masyarakat.
"Kami akan bagikan ayam secara gratis ke warga kota Solo. Ada lima tempat pembagian di lima kecamatan. Mudah-mudahan mendapat perhatian serius dari pemerintah, kalau tidak, dipastikan seluruh anggota Pinsar akan gulung tikar dengan cepat," imbuh koordinator Pinsar Solo Raya Suroto.(OL-5)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, tercatat daging ayam Rp37.000 per kilogram, daging sapi segar berkisar Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
HAMPIR sepekan harga daging ayam broiler di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bertahan di kisaran Rp38 ribu per kilogram.
Harga beras kelas medium masih berkisar Rp13.500-Rp14.500 per kilogram, harga bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000-Rp35.000 per kilogram.
Harga cabai merah di Sumatra Utara diproyeksikan bakal merangkak naik pada pekan depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved