Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA Bumi dengan magnitudo 7,7 yang terjadi di Maluku Tenggara Barat, Maluku, Senin (24/6) pukul 11.53 WIT, terasa hingga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Sesuai informasi Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang, getaran gempa dirasakan antara II-III MMI.
"Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa," kata kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Kupang Robert Wahyu.
Selain Kota Kupang, getaran gempa juga dirasakan di daerah lain di NTT yakni Alor, Waingpu, Sabu, Rote,d, dan Ende. Di Kota Kupang, warga sempat berhamburan keluar dari ruang kerja akibat getaran gempa tersebut.
Baca juga: Maluku Diguncang Gempa 7,7 SR
BMKG melaporkan episenter gempa bumi terletak di laut pada koordinat 6,44 LS dan 129,17 BT sekitar 289 kilometer arah barat laut Kota Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku pada kedalaman 220 km.
Selanjutnya pada pukul 12.28 WIT terjadi gempa susulan dengan magnitudo 5,2 pada koordinat 6.48 LS-129.31 BT, sekitar 250 kilometer timur laut Maluku Barat Daya berkedalaman 251 kilometer.(OL-5)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved