Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebutkan banyaknya keluhan orangtua siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) disebabkan karena akibat ketidakmengertian orangtua.
"Saya pikir itu akibat ketidakmengertian para orangtua dan saya yakin kalau sudah diberikan pemahaman, para orangtua akan mengeri," kata pria yang kerap disapa Emil di sela sela kunjungannya di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Rabu (19/6).
Menurut dia, Pemprov Jabar hanya berusaha mengupayakan keadilan. Namun sistem zonasi merupakan kebijakan pusat yang tetap harus dilaksanakan. "Pemprov hanya menjalankan kebijakan dari pusat. Semuanya yang mengatur Kementerian Pendidikan" Ungkap Emil
Memasuki hari ketiga proses pendaftaran peserta didik baru di Jawa Barat, sejumlah keluhan masih disampaikan para orangtua. Selain karena dianggap lebih ribet, sistem zonasi sebagian dianggap merugikan.
Baca juga: PPDB Berbasis Zonasi Dibuka Mei 2019
Antrean para orangtua yang akan mendaftarkan anaknya masih terjadi salah satunya di SMA Negeri 3 Purwakarta. Pembatasan pendaftaran yang hanya 100 orang setiap harinya membuat orangtua harus bolak balik ke sekolah pada hari berikutnya.
"Kami harus bolak balik karena jumlah. Pendaftar dibatasi hanya 100 orang per harinya sedangkan yang mendaftar lebih dari itu," Kata Radi salah seorang orangtua calon siswa.
Pihak sekolah sendiri mengaku membatasi yang daftar karena keterbatasan SDM dan waktu. Namun itu dilakukan agar orangtua tidak mengantre berjam-jam. (X-15)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved