Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Banyumas Jawa Tengah (Jateng) telah memiliki sejumlah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau di sektor pertanian. Di antaranya, adalah penyiapan embung dan pompa air tenaga surya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Banyumas Widarso mengatakan khusus untuk sektor pertanian, pemkab telah menyiapkan berbagai antisipasi secara bertahap.
"Misalnya pembangunan embung yang berada di areal pertanian tadah hujan. Embung-embung tersebut sebagai penyimpan air pada musim penghujan dan dapat dipakai untuk mengairi sawah pada musim kemarau kalau sawah masih membutuhkan air," jelas Widarso pada Minggu (16/6).
Menurutnya, pembangunan sejumlah embung di berbagai desa di Banyumas ada yang menggunakan dana desa, tetapi ada pula bantuan dari pemerintah pusat.
Baca juga: Kemarau Picu Lebih 700 Hektare Padi Puso
"Ada sejumlah embung yang telah berfungsi di antaranya di Kalibagor, Jatilawang, Somagede dan lainnya. Embung menjadi salah satu tempat penyimpan air dan nantinya difungsikan ketika musim kemarau datang," ujarnya.
Selain embung, kata Widarso, pihaknya juga mendistribusikan pompa air terutama untuk daerah yang dekat aliran sungai. Pompa tersebut dapat digunakan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan air jika memerlukan.
"Ada juga pompa tenaga surya yang berada di Desa Pasinggangan, Kecamatan Banyumas. Pompa tersebut mampu untuk menyedot air dari sumur dalam yang telah dibangun. Air dari sumur pantek dialirkan ke areal persawahan yang membutuhkan," tandasnya. (OL-7)
MEMASUKI musim kemarau, suhu udara yang panas membuat banyak orang mengandalkan pendingin ruangan agar aktivitas di rumah tetap nyaman.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim kemarau akan lebih lama, sekaligus memiliki intensitas hujan lebih rendah dibandingkan rata-rata.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved