Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR gabungan menurunkan lima alat utama untuk mencari empat korban hilang musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Nusa Kenari II, Minggu (16/6). Empat korban yang belum ditemukan adalah anak-anak.
Petugas menggunakan lima alat utama itu yakni Kapal SAR Antareja 233, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan tiga speed boat, dibantu dua perahu nelayan.
"Kami sudah memperluas pencarian ke arah barat laut dari lokasi kejadian sesuai arah angin dan arus, tetapi sampai pukul 13.00 Wita masih nihil," kata Kepala Basarnas Maumere Putu Sudayana saat dihubungi Media Indonesia.
Kapal tersebut mengangkut 48 penumpang dan empat anak buah kapal (ABK) dari Pelabuhan Teluk Mutiara Alor tujuan Mademang di Kecamatan Mataru pada Sabtu (15/60. Kapal tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang di Tanjung Margeta, Kecamatan Alor Barat Daya.
Baca juga: KM Nusa Kenari Diduga Kelebihan Muatan
Musibah itu mengakibatkan tujuh penumpang hilang, tiga di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan empat penumpang lainnya sampai Minggu masih dalam pencarian. Sementara 45 penumpang berhasil menyelamatkan diri.
"Korban meninggal sudah dievakuasi ke rumah sakit," ujarnya.
Menurutnya, pencarian hari kedua berlangsung dari pukul 06.00-18.00 Wita, sedangkan pencarian pada hari ketiga akan difokuskan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal sekitar 20 mil dari Pelabuhan Teluk Mutiara.
"Kami berpatokan pada penemuan korban ketiga, ditemukan Minggu pukul 02.00 dini hari," ujarnya.
Adapun tiga penumpang yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa yakni Maria, 70, Hariati M, 26, dan Matilda. Selain itu dari 45 korban selamat, 16 orang di antaranya dirawat di rumah sakit. (A-4)
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved