Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
IKAN nila di laguna Pantai Trisik Kabupaten Kulonprogo, DI Yogyakarta, ditemukan mati mendadak. Jumlah pun mencapai puluhan ribu ekor.
"Tidak ada tanda-tanda ikan itu akan mati. Tahu-tahu paginya banyak yang mati mengambang," kata penjaga tambak udang yang berada di utara
laguna, Suradin.
Awalnya, laguna ini ditebari bibit ikan bandeng oleh kelompok petani ikan Bandeng Jaya sejak sepuluh tahun lalu. Namun, setelah benih ditebar, ada ikan nila yang ikut berkembang.
Usai proses panen bandeng, ikan nila terus berkembang dan beranak pinak. Hingga kini, ikan nila tersebut merupakan hasil peranakan secara alami. Warga pun sudah beberapa kali memanen ikan nila.
Sementara itu, total ikan nila yang ditemukan mati diperkirakan berbobot lebih dari satu ton. Total kerugian yang diderita kelompok petani ikan ini diperkirakan hingga lebih dari Rp15juta. Ikan yang mati kemungkinan akan dikubur agar tidak menimbulkan bau.
"Kemungkinan karena airnya susut. Tahun lalu saat kemarau juga seperti ini," jelas dia.
Baca juga: Potensi Besar Ikan Nila Srikandi
Namun, ada pula yang menyebut matinya ikan karena limbah tambak udang. Anggota kelompok petani ikan, Ngatimin, menduga, matinya ikan nila diduga karena banyaknya amoniak dari limbah pembuangan tambak.
Saat debit air tinggal 1-1,5 meter, amoniak dari limbah tambak udang diduga meracuni ikan-ikan nila.
"Limbah tambak dibuang ke laguna dan sisa pakan udang atau cangkang udang jadi pakan nila," pungkas dia.(OL-5)
Industri galangan kapal nasional menyambut positif rencana pemerintah memberikan insentif fiskal berupa pembebasan bea masuk hingga 0%.
Presiden Prabowo Subianto percepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, dengan progres tahap pertama 50%.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved