Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, mulai Selasa (4/6) memberlakukan buka tutup pelayaran pada lintasan Pelabuhan Bolok Kupang-Rote Ndao. Pemberlakukan sistem buka tutup ini karena kondisi gelombang di wilayah perairan di Selatan Pulau Timor masih belum cukup kondusif untuk dilayari.
Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang, Burhan Sahim di Kupang mengemukakan hal itu, berkaitan dengan perkembangan pelayaran pada dua lintasan penyeberangan yang ditutup sekitar satu pekan terakhir ini dengan alasan cuaca. Dua lintasan penyeberangan yang ditutup sejak 29 Mei 2019 itu adalah Pelabuhan Bolok
Kupang-Rote Ndao dan Sabu Raijua.
"Khusus untuk lintasan Kupang-Rote, mulai hari ini Selasa (4/6) sudah mulai dibuka kembali, tetapi dengan sistem buka tutup. Tergantung kondisi cuaca," lanjutnya.
baca juga: Puncak Arus Balik Diprediksi 8-9 Juni
Selain itu, pihaknya juga mengubah jam keberangkatan dari biasanya pukul 08.00 WITA menjadi pukul 05.00 WITA, untuk menyesuaikan kondisi di wilayah perairan laut. Sementara untuk lintasan Kupang-Sabu Raijua belum bisa dilayani karena berdasarkan laporan BMKG, kondisi gelombang laut belum memungkinkan untuk dilayani.
"Kami harapkan, paling lambat pada 6 Juni 2019, semua lintasan penyeberangan sudah bisa normal kembali," harap Burhan. (OL-3)
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved