Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA yang melakukan mudik lebaran diingatkan mewaspadai cuaca buruk yang melanda Nusa Tenggara Timur. Sesuai laporan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Senin (3/6), kecepatan angin di wilayah NTT berkisar antara 40-60 km per jam dan tinggi gelombang laut antara 2,5 meter hingga 4 meter.
Gelombang tinggi dan angin kencang mengakibatkan armada pelayaran tidak beroperasi. Namun pada Minggu (2/6), PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang memberangkatkan ratusan pemudik dari Kupang tujuan Larantuka, Flores Timur. Sedangkan pada Senin (3/6), seluruh armada pelayaran berhenti operasi lantaran kecepatan angin dan tinggi gelombang bertambah.
"Kami menghimbau masyarakat pengguna jalan waspada terhadap dampak yang dapat dtimbulkan oleh angin kencang. Dan pengguna jasa transportasi laut diminta waspada terhadap potensi gelombang tinggi," kata prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Maria Seran.
Menurut Maria Seran, angin kencang dan gelombang tinggi diperkirakan masih berlangsung sampai tiga hari atau Kamis (6/6). Sesuai hasil pantauan citra satelit, lanjut Maria Seran, pola tekanan dan pola angin, terpantau adanya daerah bertekanan tinggi di Australia 1.038 Milibar (Mb) dan sirkulasi saklonik di semenanjung Malaysia 928/850 Mb.
baca juga: H-3 Bandara Sultan Hasanuddin Sepi
Selisih tekanan udara yang cukup besar menguatkan tarikan massa udara dan meningkatkan kecepatan angin di sekitar wilayah NTT terutama Pulau Timor, Rote, Sabu dan Sumba yang dapat mencapai 45-60 kilometer per jam.
Adapun potensi gelombang tinggi 2,5 meter terjadi di Selat Sape bagian selatan, 3 meter di Selat Sumba, 3,5 meter di perairan selatan Sumba, 4 meter di Laut Sawu, Laut Timor selatan NTT, perairan selatan Kupang hingga Rote dan Samudera Hindia selatan NTT. (POL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved