Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV Jawa Barat akan menjadikan kawasan Pelabuhan Patimban di Subang, Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, dan Pelabuhan Cirebon sebagai wilayah pengembangan ekonomi terpadu.
Wilayah yang kelak disebut Segitiga Emas Rebana (Cirebon, Patimban, dan Kertajati) itu diproyeksikan menjadi area sangat maju dan futuristik di Jawa Barat. Di Segitiga Rebana nanti beroperasi industri padat karya pada 10 kawasan yang dikembangkan dengan potensi mencapai 6.857 perusahaan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Grup Advisory & Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat, Pribadi Santoso, di Bandung akhir pekan lalu.
"Segitiga Rebana akan menunjang industri padat karya sekaligus untuk mengentaskan penduduk Priangan Timur dari kemiskinan. Selain itu, Segitiga Rebana juga dapat memacu pertumbuhan dan mengatasi ketimpangan ekonomi," kata Pribadi.
Hingga kini pengerjaan konstruksi Pelabuhan Patimban berjalan sesuai jadwal. Pengerjaan jalan akses dari dan ke pelabuhan pun sudah on the track.
"Untuk meramaikan Bandara Kertajati, pemerintah memindahkan rute penerbangan non-Jawa dan Bali dari Bandara Husein Sastranegara. Rencana itu direalisasikan sebelum Lebaran atau maksimal 15 Juni 2019," lanjut Pribadi.
Tidak bisa dimungkiri keberadaan Segitiga Rebana sekaligus juga akan menjawab tiga isu strategis, yakni kecenderungan alih lokasi industri keluar dari Jabar karena tingginya UMK, relokasi industri di Cekungan Bandung, dan tantangan industri ramah lingkungan.
"Berdasarkan data Apindo dan Disnaker ada 21 perusahaan melakukan relokasi, jenis industri utamanya garmen (48%) dan tekstil (14%). Sementara itu, 143 perusahaan memilih tutup. Industri yang terbanyak melakukan relokasi berasal dari Karawang. UMK Karawang tahun ini sebesar Rp4,23 juta atau tertinggi di Jabar," ujar Pribadi.
Terkait kemiskinan, Pribadi mengemukakan di Jabar pada September 2018 tercatat sebesar 7,45% dengan daerah termiskin yang tersebar di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Sementara itu, laju ekonomi Jabar pada triwulan pertama 2019 tumbuh melambat, tetapi masih lebih baik jika dibanding dengan kinerja nasional. "Lajunya itu mencapai 5,43% (year on year/yoy) sedangkan nasional 5,07% (yoy).
Domestik kuat
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Endy Dwi Tjahjono, menambahkan penurunan ekspor terjadi hampir di semua daerah yang potensial di Indonesia. "Ekspor dari provinsi di Jawa seperti produk makanan olahan dan alas kaki mengalami kontraksi. Ekspor CPO juga melandai, sementara ekspor otomotif menurun karena berkurangnya permintaan global," kata Endy.
Saat menjelang Lebaran, Endy berharap tim pemantau inflasi daerah mulai mengecek suplai dan persediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat. "Kalau kurang, segera datangkan. Sidak ke pasar pantau harga dan gelar pasar murah. DKI bisa menjadi contoh, bagaimana menjaga kecukupan beras dengan membeli mesin penggilingan padi dan membuat kontrak dengan petani untuk menjamin pasokan," pungkasnya. (N-1)
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Pelajari cara menghitung pertumbuhan ekonomi suatu negara dengan rumus PDB riil. Panduan lengkap beserta indikator dan contoh penghitungan mudah.
Transisi menuju ekonomi sirkular dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan yang inklusif, meningkatkan daya saing nasional, serta membantu pencapaian target Net Zero Emissions 2060.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie usai acara menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh di tengah dinamika global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan mengubah batas defisit anggaran sebesar 3 persen, meskipun menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved