Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Terduga Teroris Medan Dikenal sebagai Pedagang Sayur yang Ramah

Yoseph Pencawan
14/5/2019 20:15
Terduga Teroris Medan Dikenal sebagai Pedagang Sayur yang Ramah
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menunjukkan foto terduga teroris yang ditangkap Polisi Malaysia.( (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo))

PADA Senin (13/5), M Amru Lubis ditangkap Polisi Diraja Malaysia bersama tiga warga negara Malaysia lain karena diduga hendak melancarkan serangan skala besar pada minggu pertama Ramadan.

Sel tersebut juga disebut merencanakan operasi pembunuhan tokoh besar yang menghina dan gagal menegakkan Islam.

Di Medan, Sumatra Utara, penangkapan tersebut mengagetkan para tetangga Amru Lubis. Amru, sebelum tinggal di Malaysia pernah menyewa rumah hingga belasan tahun di Jalan Yos Sudarso, Kota Bangun, Medan Deli Lingkungan III.

"Sekitar 2011, dia pindah karena tanah tempat tinggalnya dijual oleh yang punya rumah lalu dijadikan pabrik," ujar Sueb, kepala lingkungan III, Selasa (14/5).

Dia menuturkan, dalam bergaul Amru juga dikenal sebagai pribadi yang ramah dan banyak dikenal masyarakat. Hal itu lantaran dia juga berprofesi sebagai tukang sayur keliling.


Baca juga: Lebaran 2019, BI NTT Siapkan Rp2,8 Triliun


"Dalam keseharian dulu, dia jualan sayur keliling seperti kol, sawi, genjer, dan lainnya," ujar Sueb.

Selain itu, lanjutnya, warga juga tidak pernah tampak gelagat aneh dari Amry dan keluarganya selama tinggal di lingkungan III.

"Dia sering ikut pengajian di masjid. Dia termasuk alim, dia juga termasuk warga yang menerima bantuan pemerintah seperti Raskin dan BLT," tambah Sueb.

"Saya pernah berjumpa sekitar tiga tahun lalu. Dia bilang ingin pindah  meninggalkan Medan tanpa memberikan alasa" kata Sueb lagi. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya