Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bawang putih di tiga pasar tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur terus melambung. Dari pantauan di sejumlah pasar tradisional, harga bawang putih telah mencapai Rp90 ribu per kg. Sebelumnya bawang putih dijual Rp70 ribu per kg. Penyebabnya stok bawang putih di pedagang berkurang, di sisi lain,
pasokan bawang putih ke pasar terhenti.
"Permintaan bawang putih tetap stabil, tetapi stok di pedagang berkurang, yang membuat harga melambung," tutur Ella, pedagang bawang di Pasar Tradisional Oebobo, Kelurahan Fatululi, Kupang, Selasa (14/5).
Harga bawang putih di dua pasar tradisional lainnya juga sama yakni Pasar Tradisional Oeba dan Pasar Tradisional Kasih. Namun di pedagang lainnya, stok bawang putih habis seperti pedagang Ribka Leo di Pasar Oebobo.
"Tidak ada lagi stok bawang putih, sudah habis dari dua hari lalu. Kalau bawang merah kami jual dengan harga Rp50 ribu per kg," terang Leo.
Menurut Ribka, bawang putih langka karena harus didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur. Jika tidak ada pengiriman bawang seperti saat ini, stok di pedagang berkurang bahkan kosong. Menurutnya, sejumlah pedagang masih menjual bawang putih produksi lokal, namun jumlahnya terbatas.
"Bawang putih lokal siungnya kecil dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, itu pun terbatas," ujarnya.
baca juga: Harga Bawang Putih di Pasar Swalayan masih Mahal
Sementara itu, Bulog Divisi Regional NTT terus menggelar operasi pasar (OP) meliputi bawang merah, bawang putih, gula, beras, dan minyak goreng untuk menyediakan sembako murah bagi masyarakat. Harga bawang putih yang dijual Bulog setempat sebesar Rp55 ribu per kg dan bawang merah Rp35 ribu per kg. Kegiatan OP tersebut dipusatkan di
halaman rumah ibadah dan kantor lurah. Namun OP tersebut ternyata belum mampu menurunkan harga bawang di pasar.
Untuk itu, Bulog berencana menggelar OP bawang di pasar-pasar tradisional dalam waktu dekat.
"Kami akan koordinasi dengan petugas di pasar untuk menggelar OP di sana,' ujar Kepala Seksi Umum dan Humas Bulog Divre NTT Zulkarnain.
Menurut Zulkarnain, pihaknya sudah mendatangkan 1,5 ton bawang putih selama kegiatan operasi pasar. Bulog masih akan mendatangkan bawang
putih dalam beberapa hari mendatang.
"Saat ini stok bawang putih di gudang masih satu ton," ujarnya.
Sementara itu harg bahan kebutuhan pokok lainnya di lokasi operasi pasar yakni gula dan beras premium masing-masing dijual Rp11 ribu per kg. Dan minyak goreng juga dijual Rp11 ribu per liter (OL-3)
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved