Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, yang masih koma di ruang perawatan ICU RS Dr OEN Solo Baru, Jawa Tengah, membuat sang istri sangat khawatir, hingga mempunyai keinginan memindahkan ke RS Singapura.
Aditia mengalami luka parah, terutama bagian kepala yang membuatnya mengalami gegar otak dan koma, akibat penganiayaan massa pesilat saat konvoi sepeda motor dan pengrusakan di Sidoharjo, Rabu (8/5) tengah malam menjelang Kamis (9/5) dini hari.
Dewi, istri dan keluarga besar AKP Aditia, merasa sangat khawatir dengan kondisi suaminya, sehingga berencana memindahkan ke RS di Singapura, untuk perawatan yang lebih baik lagi.
"Suami (Aditia) sejak Kamis kemarin sampai sekarang masih belum sadarkan diri di ruang ICU RS Dr Oen Solo Baru," tutur Dewi di rumah sakit, Jumat (10/5).
Keterangan yang dia peroleh menyebutkan, suaminya mengalami gegar otak akibat pukulan. Luka berat di bagian kepala itu membuatnya menjadi koma sampai sekarang.
Dia merasa sedih saat diberi tahu teman-temannya terkait insiden yang menimpa suaminya saat berusaha membubarkan konvoi perguruan silat di SPBU Sudimoro, Sidoharjo, yang berakibat menjadi korban pengeroyokan. Saat ini, sang suami sudah diberi tindakan medis berupa operasi untuk mengatasi pendarahan otak.
Baca juga: Pendapatan Mitra Go-Jek Lebihi Upah Minimum
"Saya mewakili keluarga tengah berencana untuk memindahkan Aditia ke rumah sakit di Singapura sebagai alternatif pengobatan," imbuh dia.
Namun, lanjut Dewi, sebelum dipindahkan ke RS Singapura, perlu dilakukan observasi tim medis. Dia minta dukungan doa untuk kesembuhan sang suami.
Terpisah, Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, mengaku akan mengejar para pengeroyok anak buahnya meski sembunyi di kolong langit.
"Saya imbau segera menyerahkan diri, sebab sampai ke mana pun akan kami kejar," katanya.
Uri bersyukur bahwa kedua pimpinan perguruan silat sudah bersepakat damai setelah dimediasi Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi di Mapolresta Surakarta.
Karena itu, ketika para tetua sudah sepakat damai, sebaiknya para anggota yang mengeroyok juga cepat sadar dan menyerahkan diri. Sejumlah saksi telah diminta keterangan untuk memudahkan penangkapan. (OL-1)
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi menetapkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan.
Adapun, Bahar diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan/atau pengeroyokan dan/atau penganiayaan.
BAHAR bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026 sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026. Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan
Motif di balik aksi kekerasan tersebut dipicu oleh sengketa pengelolaan parkir.
Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan pengeroyokan tersebut dipicu oleh solidaritas sempit antarsesama anggota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved