Kamis 09 Mei 2019, 19:40 WIB

Kemenpar Harus segera Copot Direksi BOP Labuan Bajo-Flores

mediaindonesia.com | Nusantara
Kemenpar Harus segera Copot Direksi BOP Labuan Bajo-Flores

ANTARA
Labuan Bajo

 

WARGA NTT Diaspora di Jakarta terus mendesak Kementerian Pariwisata RI untuk mencopot Badan Otorita Pelaksana (BOP) Labuan Bajo-Flores, Nusa Tenggara Timur, agar tidak menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat Manggarai Barat (Mabar).

"Kami warga NTT Diaspora di Jakarta terus desak Kemenpar agar secara copot Badan Otorita Pelaksana (BOP) Labuan Bajo-Flores, NTT supaya  tidak menimbulkan kontroversi dan polemik di tengah masyarakat Mabar," kata salah satu warga NTT Diaspora, Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe, di Jakarta, Kamis (9/5).

Pencopotan ini, kata Ramses, menjadi salah satu solusi, sebab kehadiran para Direksi BOP Labuan Bajo-Flores mendapat reaksi penolakan masyarakat dengan berbagai alasan dan argumentasi.

"Kan masyarakat menolak mereka dengan berbagai alasan dan argumentasinya. Maka Kemenpar harus segera mencopot agar program BOP ke depan berjalan baik," ujar Ramses.

Lebih lanjut, tokoh muda asal Manggarai Barat ini menjelaskan, Kemenpar harus mempertimbangkan desakan-desakan masyarakat berbagai daerah di Indonesia belakangan ini sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Ia menyarankan, Kemenpar harus memilih orang-orang profesional, memahami budaya dan karakter masyarakat lokal, dan tidak punya kepentingan individu dalam menjalankan tugas sebagai Direksi BOP.


Baca juga: Cemari Citarum, Perusahaan Kertas Ditutup Izin Usahanya


Menurutnya, ada begitu banyak orang-orang NTT yang memiliki kapasitas dan kapabilitas di bidang pariwisata serta sangat memahami budaya masyarakat sehingga dapat menyelaraskan program BOP dengan kepentingan masyarakat lokal.

"Kemenpar harus pilih orang-orang yang profesional, paham budaya dan karakter masyarakat di sana, dan yang paling penting mereka tidak punya kepentingan individu dalam menjalankan tugas sebagai Direksi BOP. Ada begitu banyak kok orang-orang NTT yang memiliki kapasitas dan kapabilitas di bidang pariwisata serta sangat memahami budaya masyarakat sehingga dapat menyelaraskan program BOP dengan kepentingan masyarakat lokal," katanya.

Diberitakan, desakan pencopotan Direksi BOP Labuan Bajo-Flores mengemuka pasca adanya sosialisasi Wisata Halal (WH) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Kemenpar RI, bersama BOP dan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Manggarai Barat, 30 April 2019 lalu di Labuan Bajo.

Sosialisasi ini justru menimbulkan polemik di tengah masyarakat hingga saat ini. Berbagai kelompok masyarakat menyuarakan penolakan program wisata halal di Labuan Bajo dan sekaligus mendesak Presiden dan Kemenpar mencopot jajaran Direksi BOP Labuan Bajo-Flores. (OL-1)

Baca Juga

Ist/Kementan

Pemprov Sultra Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Tekan Inflasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 11:35 WIB
Gerakan tanam cabai dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong sebagai upaya mengendalikan dan menekan laju inflasi di daerah...
ANTARA

Maluku Perkuat Pangan Lokal Dengan Tanam Sukun

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 11:29 WIB
Untuk yang sukun yang ada di Negeri Latuhalat akan diusulkan varietasnya oleh Distan Maluku ke Kementerian Pertanian...
Ist

Mahasiswa Muna Barat Kembali Desak Mendagri Berhentikan Penjabat Bupati

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 10:38 WIB
Ikatan Mahasiswa Pemuda Muna Barat-Jakarta (IMPMB-Jakarta) kembali melakukan berdemonstrasi damai di depan kantor Kementerian Dalam Negeri...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya