Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTESTASI pemilihan umum telah sampai pada babak yang menentukan. Penghitungan suara sedang berlangsung. Dari data hitung cepat (quick count) menunjukkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin telah mengungguli paslon 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Tentu semua pihak harus menghormati proses yang sedang berlangsung dengan menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum berdasarkan hasil penghitungan manual berjenjang.
Relawan Jokowi yang menamakan diri Balad Jokowi bangga telah menjadi bagian dari upaya memenangkan paslon 01. Sinergi dan kebersamaan dari seluruh elemen Balad Jokowi dalam menggerakkan dan menggalang dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf. Penggalangan massa dan opini berjalan simultan.
Di darat, Balad Jokowi jelas memiliki basis massa dan simpul yang kokoh. Sementara di udara, fanpage Facebook Balad Jokowi direspons oleh jutaan viewer, terutama saat fanpage FB itu menampilkan pidato Jokowi di acara akbar Relawan Balad Jokowi.
Tekad dan keyakinan menjadi modal awal. Kinerja Pemerintahan Jokowi dan pencapaian prestasinya menjadi modal bagi Balad Jokowi untuk membangun kerja politik di darat dan udara. Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Jakarta, para koordinator relawan telah memantapkan strategi. Terbukti di setiap kabupaten/kota Balad Jokowi memiliki simpul dan basis massa.
Di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat dan Banten perolehan suara untuk Jokowi unggul cukup signifikan. Indramayu, Cirebon, Subang, Kuningan, dan Banjar menjadi basis paslon 01 untuk mendulang suara. Koordinasi yang baik, isu yang tepat, dan kerja keras para relawan setempat telah berbuah manis.
Sementara di beberapa kabupaten/kota yang diungguli paslon 02, ada beberapa titik yang disentuh dan dikunjungi Balad Jokowi membuahkan hasil yang bagus.
Di tengah gempuran isu yang beraroma politik identitas di tingkat akar rumput, Balad Jokowi berjuang keras untuk menepis berbagai berita hoaks yang muncul tanpa henti dan sedemikian masif.
Peran anak muda atau kaum milenial dalam pergerakan Balad Jokowi juga luar biasa. Anak-anak muda yang menjadi basis pemilih paslon 02 berhasil didekati oleh Balad Jokowi. Lewat berbagai pendekatan dan kegiatan, kaum milenial terutama dari kalangan muslim dapat diyakinkan untuk memilih Jokowi-Amin.
Demikian pula di kalangan perempuan. Peran Srikandi Balad Jokowi juga sangat membanggakan. Bahkan boleh dikatakan peran Srikandi ini sangat menentukan dalam memberi nyawa bagi seluruh gerak Balad Jokowi.
Setiap korda dan korcam telah melakukan tugasnya. Para relawan telah bekerja seoptimal mungkin. Banyak hal yang menjadi kendala di lapangan telah dilalui. Dan Balad Jokowi telah melakukan kerja politik terbaiknya. Kerja politiknya menjadi salah satu yang menentukan untuk menghambat laju perolehan suara kubu lawan.
Melihat hasil tersebut Ketua Umum Balad Jokowi, M Muchlas Rowie, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU, TNI-Polri, dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah menyukseskan perhelatan lima tahunan tersebut.
Apresiasi kepada KPU beserta seluruh petugas KPPS layak diberikan lantaran kerja keras mereka. “Sejak pagi masih buta, mereka sudah bergerak mempersiapkan teknis pencoblosan. Setelah itu, malamnya mereka tidak tidur untuk menyelesaikan penghitungan suara,” ujar Muchlas dalam keterangannya, Jumat (19/4).
Baca juga: NU Imbau Masyarakat tidak Lakukan Tindakan Inkonstitusional
Pun demikian para anggota TNI-Polri yang telah membantu pengawalan logistik pemilu dari dan menuju TPS. Tugas mereka bahkan lebih berat lagi, terutama bagi yang bertugas ke daerah-daerah pelosok. Jalan terjal mereka lalui, sungai deras mereka sebrangi, gunung dan jurang mereka lewati.
Bagi Muchlas, atas apa yang mereka lalui tak sepantasnya diragukan. Karena proses pemilu sudah sangat terbuka.
“KPU, KPPS, TNI-Polri, dan tentu saja masyarakat sudah menjalankan tugasnya dengan baik, kita hargai. Jangan justru ada upaya-upaya untuk melakukan delegitamasi Pemilu Serentak 2019,” tegas Muchlas.
Terakhir, dan yang paling utama, Muchlas memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan Balad Jokowi, yang meskipun berdasarkan hitung cepat beberapa lembaga survei raihan suara di Jabar, Jakarta, dan Banten belum mencapai target, namun tetap menggembirakan.
Menurut Muchlas, hasil di Jabar, Jakarta, dan Banten meski kalah, pihaknya bersyukur karena tetap menjadi penentu kemenangan paslon 01 secara nasional. Karena selain tingkat partisipasi yang meningkat, juga para relawan telah berjibaku untuk menahan agar paslon 01 tidak kalah telak dari paslon 02.
Di beberapa kabupaten/kota di Jabar, Balad Jokowi kata Muchlas juga telah membantu paslon nomor urut 01 meraih kemenangan, seperti di Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kota Banjar, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Pangandaran.
“Kami bersyukur, Subang, Indramayu, Cirebon, Banjar, dan Pangandaran paslon 01 berhasil meraih kemenangan. Sejak pertama kali berdiri, daerah-daerah tersebut memang menjadi fokus kami dan alhamdulillah hasilnya menggembirakan,” tuturnya.
Untuk daerah-daerah lainnya, menurut Muchlas, sebetulnya sudah menguat. Namun karena sentimen agamanya terlalu kuat, ditambah lagi dengan adanya deklarasi dari sejumlah ustaz kondang seperti UAH, UAS, dan Aa Gym, jadi menurun kembali.
“Jabar Selatan terutama Cianjur, Bogor, SUkabumi dan daerah-daerah di Banten memang sentimen agamanya sangat kuat. Kami cukup kewalahan mempertahankan basis dukungan, terutama setelah para ustad kondang menyatakan dukungannya kepada 02,” ujar Muchlas.
Terkait hasil hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei, Muchlas mengapresiasi dan yakin dengan hasil yang telah dirilis. Kata Muchlas, hasil tersebut murni dan tidak ada rekayasa.
“Sangat tidak mungkin mereka melakukan kecurangan. Karena mereka tentu menjaga kredibilitas lembaganya,” katanya. (RO/OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved