Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Antisipasi Gangguan Saat Rekap Suara, PLN Babel Siapkan 57 Genset

Rendy Ferdiansyah
12/4/2019 19:00
Antisipasi Gangguan Saat Rekap Suara, PLN Babel Siapkan 57 Genset
PLN Babel(MI/Rendy Ferdiansyah)

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Provinsi Bangka Belitung menyiapkan 57 genset sebagai langkah antisipasi gangguan saat rekapitulasi suara pemilu 17 April.

Senior Manager Teknik PLN Babel Taufik Eko mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi gangguan listrik. Persiapan tersebut mulai dari menyiagakan 386 personel di 30 posko hingga menyiapkan 57 genset.

Ia membeberkan 57 genset tersebut akan ditempatkan di KPU Provinsi sebanyak 1 unit, KPUD Pangkalpinang 1 Unit, 5 unit di KPUD kabupaten.

"Selain itu ada 36 unit yang kita tempatkan di Sekretariat PPK, dari 36 unit ini 10 unitnya milik PLN dan 26 unit milik pelanggan," kata Taufik.

Untuk Pulau Belitung ada 12 genset di sekretariat PPK, 2 unit di KPUD Belitung dan Belitung Timur.

"Untuk di Pulau Belitung ini, hanya empat unit milik kita sedangkan sisanya milik pelanggan," imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Politik Uang, Ribuan Pengawas Patroli saat Masa Tenang

KPUD Kabupaten akan disiagakan genset sebanyak dua unit dan 12 unit di Sekretariat PPK, empat diantaranya genset milik PLN dan delapan milik pelanggan.

"Untuk genset dari kita, semua BBM kita siapkan. Sedangkan milik pelanggan kemungkinan besar dari mereka sendiri," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya geset, jika ada pemadam aliran listrik akibat faktor cuaca bisa langsung diatasi dan tidak mengganggu rekapitulasi suara baik itu Pileg maupun Pilpres.

Ia menambahkan dari sisi pembangkitan, PLN sudah menyiapkan cadangan bahan bakar minyak (BBM) selama 25 hari, batu bara 33 hari dan biodiesel 11 hari di Pulau Bangka. Sedangkan di Pulau Belitung, PLN menyiapkan cadangan BBM 14 hari, batu bara 25 hari, dan biodiesel 39 hari.

Saat ini suplai daya di sistem Bangka sebesar 187 MW dengan demand 144 MW, sedangkan pada sistem belitung tercatat suplai sebesar 75 MW dengan demand 45 MW.(OL-5)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya