Kamis 11 April 2019, 16:45 WIB

Agar Warga Terpencil tak Melulu Pegang Uang Lusuh

Liliek Dharmawan | Nusantara
Agar Warga Terpencil tak Melulu Pegang Uang Lusuh

MI/Liliek Dharmawan
Warga menukar uang lusuh

 

PERAHU berukuran 3x8 meter itu melaju dari Dermaga Sleko menuju Desa Klaces, Kecamatan Kampung, Laut, Cilacap, Jawa Tengah, sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu (10/4).

Melewati Segara Anakan yang merupakan perairan pemisah antara Pulau Jawa dengan Pulau Nusakambangan, kapal mulai bergerak. Ada satu kotak besar berisi uang pecahan baru yang dibawa rombongan. Nominalnya, mulai dari Rp1.000 hingga Rp100 ribu. Karena itu, perahu dikawal dua aparat Brimob bersenjata laras panjang.

Perjalanan ke Kampung Laut memakan waktu sekitar 2,5 jam melewati perairan. Desa Klaces yang dituju merupakan salah satu wilayah terpencil Kabupaten Cilacap. Setelah melewati rimbunnya hutan mangrove yang mewarnai kiri dan kanan perairan, perahu sampai di Desa Klaces.

Para petugas bergegas membawa kotak uang ke balai desa setempat. Mereka menyempatkan mampir di warung untuk menukar uang pemilik warung.

"Silakan yang lusuh-lusuh ditukarkan ke sini. Berapun bisa bu, silakan. Mumpung ada kesempatan penukaran," kata salah seorang petugas dari Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Faldi.

Baca juga: BI Malut Layani Penukaran Uang Lusuh dari Pulau Halmahera Hingga Papua Barat

Usai singgah di sejumlah warung, para petugas membuka lapak di Balai Desa Klaces. Ratusan warga antre untuk menukarkan uang receh yang telah lusuh.

"Selain menukarkan uang receh untuk warung, sekalian menukarkan uang guna persediaan Lebaran. Saya berterima kasih, karena ada BI yang melayani warga untuk penukaran uang. Uang di kampung terpencil ini banyak yang lusuh, karena jarang yang menukarkan ke kota," tutur seorang warga setempat, Siti, 25.

Tak hanya Siti antusias, Bendahara Masjid Miftahul Huda, Desa Klaces, Wasto, 47, pun ikut menukarkan uang recehan logam yang terkumpul di kotak amal masjid.

"Tadi saya menukarkan uang logam recehan dan uang kertas yang kebanyakan lusuh. Nilainya lebih dari Rp300 ribu. Kalau ditukar dengan uang pecahan baru, maka akan lebih mudah menyimpannya," tukas Wasto.

Camat Kampung Laut Nurindra Wahyu Wibawa mengapresiasi kegiatan kantor BI Purwokerto, karena berusaha menjangkau wilayah terpencil di Kampung Laut. Umumnya, uang warga Kampung Laut khususnya di Desa Klaces, dalam kondisi lusuh. Selain jarang ke kota, lingkungannya adalah perairan di kawasan hutan mangrove.

"Kegiatan yang digelar oleh BI Purwokerto memberikan kesempatan bagi warga untuk menukarkan uang uang lusuh. Selain itu, BI juga menggelar sosialisasi keaslian uang rupiah. Sehingga diharapkan, warga di sini tahu bagaimana uang yang asli. Apalagi di wilayah Kampung Laut, merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap peredaran uang palsu," kata Nurindra.

Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto Agus Chusaini mengatakan layanan kepada warga terpencil, salah satunya adalah di Desa Klaces, Kecamatan Kampung Laut memang telah menjadi program layanan bagi BI.

"Kami datang ke sini untuk melayani warga yang ingin menukarkan uang yang telah lusuh. Ini juga merupakan kebijakan BI untuk menarik uang lusuh agar tergantikan dengan pecahan yang baru," imbuhnya.

Di sisi lain, kata Agus, pihaknya juga memberikan sosialiasi mengenai keaslian uang rupiah, apalagi wilayah Kampung Laut merupakan daerah yang rentan.

"Karena itulah, pengetahuan mengenai keaslian uang rupiah sangat penting, agar warga bisa terhindar dari uang palsu. Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat, karena ternyata mereka sangat antusias," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Novrian Arbi

Cirebon PPKM Level 2, Kunjungan Wisatawan Ke Keraton Kasepuhan Meningkat

👤Nurul Hidayah 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:26 WIB
KUNJUNGAN wisatawan ke Kota Cirebon, Jawa Barat mengalami peningkatkan seiring dengan pemberlakuan PPKM Level 2. Hal ini terlihat dari...
Ist

Kehadiran Sandiaga di Desa Wisata Carangsari Menginsirasi Remaja Setempat

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:18 WIB
Saat kunjungan ke Desa Carangsari, Menparekraf juga menyaksikan penampilan tarian Barong. Seusai tarian Barong, Sandiaga berdialog dengan...
MI/Dwi Apriani

Polrestabes Palembang Gagalkan Penyelundupan 98.620 Baby Lobster

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 17:00 WIB
Polrestabes Palembang membongkar kasus penyelundupan bibit lobster dan menyita 98.620 ekor bibit lobster yang akan menyelundupkan ke Jambi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya