Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jokowi Targetkan Raih 65% Lebih Suara di Sumut

Nur Aivanni
05/4/2019 23:46
Jokowi Targetkan Raih 65% Lebih Suara di Sumut
Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo berkampanye di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/4) malam(Antara/Akbar Nugroho Gumay)

CALON Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo menargetkan mendapat 65% lebih suara di Sumatera Utara dalam Pilpres 2019. Target tersebut lebih tinggi dari suara yang diperoleh Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014 yaitu sebesar 55%.

"Tahun 2014 di Sumatera Utara Jokowi-JK menang 55%. Tapi tahun ini Jokowi-Maruf Amin seharusnya itungan saya harusnya lebih dari 65%," kata Jokowi dalam acara silaturahmi Capres Nomor Urut 01 dengan masyarakat Sumatera Utara di GOR Futsal, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/4).

Jokowi hadir di tengah-tengah pendukungnya di Sumatera Utara pada pukul 21.39 WIB. Pada kesempatan tersebut hadir menantu Jokowi, Bobby Nasution, Ketua Tim Kampanye Nasional Erick Thohir, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Dalam acara silaturahmi tersebut, Jokowi pun membanggakan hadirnya Bobby Nasution di dalam keluarganya.

"(Pilpres) 2014 kita mendapatkan (suara) 55%. Padahal saat itu, saya belum memiliki keluarga di Sumatera Utara. Sekarang saya telah memiliki keluarga di Sumut, Bobby (Nasution)," kata Jokowi yang disambut tepuk tangan para pendukung yang hadir.

Baca juga : Incar 70% Suara di Bogor, Ma'ruf Amin Bernyanyi Bak Milenial

Ia pun mengingatkan bahwa seharusnya perolehan suara Jokowi-Amin bertambah di Pilpres mendatang.

"Sekarang saya sudah punya anak Bobby Nasution di Sumut. Kalau nanti 2019 ini tidak nambah (perolehan suaranya). Awas. Awas kalau tidak nambah. Sanggup minimal 65%?" kata Jokowi yang disambut kesanggupan para pendukungnya.

Jokowi meyakini bahwa target perolehan suara minimal 65% bukan lah hal yang sulit. Itu bisa dilakukan, kata dia, jika para pendukungnya bekerja keras di sisa hari jelang pencoblosan.

"Itung-itungan kita di atas 65% bukan barang yang sulit , itu barang yang mudah. Kalau kita bekerja keras. Jangan sampai ada isu-isu, fitnah, kabar bohong. Semuanya harus berani melawan," pungkasnya. (OL-8))



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya