Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Tekan Lahan Tidur, Pemkab Tapanuli Utara Bagikan Alsintan

Januari Hutabarat
05/4/2019 18:28
Tekan Lahan Tidur, Pemkab Tapanuli Utara Bagikan Alsintan
Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan saat membagikan alsintan, Jumat (5/4).(MI/Januari Hutabarat)

BUPATI Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Nikson Nababan bersama Ketua DPRD Poltak Pakpahan terus berupaya menekan luas lahan tidur dan memperluas lahan produktif. Salah satunya adalah dengan memberi bantuan alat mesin pertanian (alsintan).

"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengedepankan kebutuhan masyarakat khususnya alsintan sehingga dengan lahan tidur dapat berubah menjadi lahan produktif," ujar Nikson, Jumat (5/4).

Nikson meminta para petani bersifat jujur dan menggunakan alsintan yang diberi menggunakan APBD 2019 untuk memperluas lahan produktif.

"Berbagai terobosan dan pemberian peralatan pertanian telah dilakukan demi terwujudnya Kabupaten Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan. Petani kami minta menggunakan alsintan tersebut sesuai dengan alasan pengusulan," ujarnya.

Baca juga: Bupati Tapanuli Utara Sambut Dubes AS di Bandara Silangit

Kapala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara Sondang S Pasaribu menambahkan, pengadaan alsintan sesuai dengan kebutuhan kelompok melalui permohonan sesuai kebutuhan petani pengusul.

Terobosan tersebut, tambah dia, dilakukan demi tercapainya Kabupaten Tapanuli Utara menjadi lumbung pangan.

"Jika hanya mengandalkan tenaga manual dan peralatan tradisional perluasan lahan produktif akan lamban, sehingga diperlukan alsintan untuk mempersempit lahan tidur serta percepatan perluasan lahan produktif, ujarnya.

Ketua kelompok tani, lanjut dia, diharapkan jujur dan menjadi contoh terhadap anggota masing-masing sehingga dapat berjalan dengan baik serta sesuai peraturan yang berlaku.

"Sebanyak 316 unit alsintan dibagikan melalui kelompok tani dengan jenis yang berbeda. Seperti Cultivayor 31 unit, alat panen padi 140 unit, alat tanam jagung 107 unit, mesin pemipil jagung 20 unit, mesin perontok jagung 8 unit, mesin kompos 10 unit."
(X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya