Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Depati Amir Pangkalpinang memperkirakan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Babel hingga Dasarian I April.
Kepala seksi data dan Informasi BMKG Pangkalpinang Kurniaji mengatakan hujan lebat yang melanda wilayah Babel dikarenakan beberapa hari ke depan. Babel masuk ke dalam zona belokan angin dan konvergensi.
Adanya fenomena itu, menurut Kurniaji, akan meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif di wilayah dan perairan Babel yang kemudian akan menyebabkan turunnya hujan lebat di wilayah Babel hingga Dasarian I April.
"Dasarian itu per 10 hari, berarti dari tanggal 1 hingga 10 nanti potensi hujan lebat masih akan terjadi di Babel," kata Kurniaji.
Baca juga: Hujan Badai Intai Wilayah Sumut
Kurniaji belum bisa memastikan, apakah hujan lebat yang akan melanda Babel hingga akhir April.
"Belum bisa pastikan apakah hingga akhir April atau tidak, tapi yang jelas hingga Dasarian I April," jelasnya.
Untuk itu, dalam beberapa hari ke depan, pihaknya masih mengimbau masyarahat untuk mewaspadai potensi bencana banjir akibat hujan lebat tersebut.
"Untuk kawasan rawan banjir kita imbau tetap waspada," imbuhnya. (OL-2)
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved