Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Wonogiri tidak kenal lelah untuk memberdayakan masyarakat pedesaan untuk menjadi bagian dari relawan kebencanaan. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi dan sekaligus menanggulangi bencana alam selama ini akrab terjadi di berbagai wilayah Wonogiri.
"Kami terus dorong pihak desa untuk mencari dan melatih relawan, dan kemudian diwadahi dalam Forum Relawan Desa Tangguh Bencana (FR Desana). Paling gres adalah pembentukan FR Desana kecamatan Pracamantoro, kemarin," tegas Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, Kamis (28/3).
Bupati Joko Sutopo turut menghadiri pengukuhan 550 pengurus FR Desana di 18 desa, kecamatan Pracimantoro. Ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab di dalam menyikapi ancaman bencana alam di wilayahnya, terutama di musim hujan.
Orang nomor satu di Wonogiri yang akrab disapa dengan panggilan Mas Jekek pada kesempatan pengukuhan yang berlanjut dengan saresehan kebencanaan, menyatakan, desa harus siap secara mandiri menanggulangi kebencanaan yang muncul.
Karena itu, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) harus memasukkan alokasi anggaran kebencanaan di APBDesa.
"Prioritas utama untuk heralan mitigasi bencana, yang mampu meningkatkan ketangguhan relawan di dalam penanggulangan setiap bencana yang muncul," tutur Jekek.
Baca juga: Warga Terdampak Bencana Siklop akan Direlokasi
Dengan adanya FR Desana, kata dia, diharapan masyarakat desa yang wilayahnya rentan atau rawan terhadap bencana menjadi lebih siap, dan gilirannya pandai menyikapi dan tidak menjadi korban dari bencana yang muncul.
"Masyarakat desa menjadi mampu tanggap dan siap mengevakuasi diri dari bencana yang muncul," timpal Bambang Haryanto.
Desa Tangguh Bencana sejauh ini menjadi bagian dari program Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), melalui Perka BNPB Nomor 12 Tahun 2012.
"Intinya, dengan adanya Desa Tangguh Bencana, maka setiap bencana bisa disikapi secara cepat dilapis masyarakat paling bawah, dan menjadi pelaporan dari Pemkab, berikut langkah intervensi penanggulangan," tegas Bambang Haryanto sekali lagi. (OL-3)
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved