Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR luapan sungai Bengawan Solo yang melanda Kabupaten Lamongan, Jatim, berangsur surut, Selasa (12/3) pagi.
Pemkab setempat juga tengah menyiapkan bantuan pada para korban banjir di wilayahnya.
Banjir di kabupaten ini sempat meluas hingga mengenangi 765 unit rumah di 21 desa dari 5 kecamatan di Lamongan. Banjir juga sempat merendam 214 hektare (ha) padi dan jalan desa sepanjang 3.595 meter.
Kini, genangan banjir berangsur surut seiring permukaan air Bengawan Solo di kawasan setempat dari yang semula siaga kuning hingga siaga merah.
"Ya sudah berangsur surut di pemukiman. Hanya di area persawahan sebagian masih tergenang," kata Plt Kepala BPBD Lamongan, Zaini kepada Media Indonesia, Selasa (12/3) pagi.
Dalam dua hari ini, kata dia, secara umum banjir luapan Bengawan Solo yang mengenanggi pemukiman warga dengan ketinggian hingga 60 cm sudah berangsur surut.
Meski demikian, selama banjir berlangsung tidak ada warga yang mengungsi.
"Tidak ada, warga tetap bertahan di rumah," tandasnya.
Baca juga: Perum Bulog Salurkan CBP ke Korban Banjir di Jawa Timur
Diakuinya, pada banjir Bengawan Solo awal tahun ini mengakibatkan 765 rumah di lima kecamatan tergenang. Selain itu, banjir juga mengakibatkan tanaman padi yang terendam di lima kecamatan dengan luasan mencapai 214 ha dan jalan desa sepanjang 3.595 meter.
Sementara lahan pertambakkan tidak ada yang terendam. Pemkab Lamongan, lanjut dia, saat ini tengah menyiapkan bantuan bagi para korban banjir di wilayahnya. Namun terlebih dahulu bakal dipastikan berapa jumlah warga yang terdampak.
Sebab, data sebelumnya dimungkinkan berkembang. BPBD juga tengah mendata kerusakkan sarana infrastruktur dan fasilitas umum lainnya akibat banjir.
Sebelumnya, banjir pekan lalu baru mengenanngi tiga kecamatan. Antara lain, Kecamatan Babat, Laren, dan Maduran. Namun, seiring peningkatan status Bengawan Solo hingga siaga merah pada beberapa kawasan, dampak banjir meningkat menjadi lima kecamatan dengan bertambahnya Kecamatan Karangeneng, dan Glagah.
Dari lima wilayah ini, kawasan terdampak paling parang berada di Kecamatan Laren dengan jumlah desa tergenang sebanyak 10 desa. (OL-3)
Update banjir Jakarta Utara hari ini, Sabtu 31 Januari 2026. Kelurahan Marunda dan Kapuk Muara terendam akibat luapan kali dan curah hujan tinggi.
Banjir Jakarta mulai menunjukkan tren surut. BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Sabtu pagi masih ada 30 rukun tetangga (RT) di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang tergenang.
Update banjir Jakarta pagi ini, Sabtu 31 Januari 2026. BPBD DKI catat 29 RT terendam, Cawang dan Kampung Melayu terparah akibat luapan Ciliwung.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
GERAKAN Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur dan Gekrafs Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antarprovinsi yang digelar pada 29 Januari 2026.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Pembangunan Sekolah Garuda bisa pembangunan baru atau dengan mentransformasi sekolah-sekolah yang sudah ada.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved