Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SENTRA Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan menghentikan penyelidikan kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu yang dilakukan 15 camat di Kota Makassar, Senin (11/3). Keputusan itu berdasarkan hasil pemeriksaan dan pleno.
Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi mengatakan kasus video 15 camat yang viral di media sosial tersebut dianggap tidak memenuhi unsur untuk dinaikkan ke tahap penyidikan.
“Camat tidak melanggar UU Pemilu, tapi 15 camat yang diadukan diduga melakukan pelanggaran hukum lainnya, bukan tentang Pemilu. Maka dari itu, kami merekomendasikan kepada Komisi ASN untuk mengambil tindakan selanjutnya,” kata Arumahi di Makassar.
Komisioner Bawaslu Sulsel Azry Yusuf menambahkan setelah pemeriksaan selama 14 hari sejak laporan masuk, pihaknya telah mengambil keterangan para saksi dan terlapor. Bawaslu juga meminta pandangan dua ahli dari Universitas Airlangga, Surabaya.
Para camat diduga melanggar Pasal 280 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, khususnya larangan kampanye melibatkan aparatur sipil negara.
“Tapi berdasarkan keterangan semua saksi, ternyata dinilai tidak memenuhi unsur sebagai kegiatan kampanye. Sehingga pelanggaran pidana Pemilu tidak relevan diterapkan pada peristiwa itu,” tuturnya.
Baca juga: Mantan Gubernur Sulsel Klarifikasi Video Dukungan 15 Camat
Sementara Penyidik Gakkumdu Bawaslu Sulsel Iptu Sirajuddin mengaku pihaknya tidak mendalami keaslian video tersebut.
“Kami menelusuri isi video, apakah berisi kampanye atau tidak. Terkait keasliannya tidak kami dalami makanya direkomendasikan kepada Komisi ASN, karena terkait netralitas ASN,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto menyebutkan tiga poin. Pertama, Bawaslu disebut telah melakukan tugas secara profesional. Kedua, dalam video, memang tidak ditemukan unsur-unsur yang menandakan para camat itu menyuruh memilih seseorang. Ketiga, Bawaslu menjalankan tugasnya dengan baik.
Terkait rekomendasi pemeriksaan diajukan ke KASN, Danny mengatakan hal tersebut bisa dilakukan.
"Orang punya hak untuk melaporkan orang lain. Tapi memang tidak ada hal yg bertentangan, cuma orang kan selalu mau, misalnya persepsi Pak Jokowi selalu diputarbalikkan, begitu saja. Jadi kita tunggu saja hasil dari KASN," seru Danny.
Dalam kasus video 15 camat di Kota Makassar itu, Bawaslu Sulsel menerima 15 laporan dengan rincian satu pelimpahan laporan dari Bawaslu RI. Tiga laporan masuk ke Bawasul Sulsel, sedangkan sebelas lainnya diambil alih dari Bawaslu Makassar.(OL-5)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved