Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan berencana membangun sarana telepon umum (wartel) di dalam Lapas guna mengawasi indikasi masuk dan beredarnya narkoba.
Peredaran narkoba di dalam Lapas disebabkan adanya penggunaan telepon seluler (ponsel) secara ilegal di dalam Lapas.
"Kita telah merencanakan pembangunan wartel di tiap lapas dengan bekerja sama dengan operator seluler guna mengawasi materi percakapan para napi dari dan ke luar Lapas," ungkap Kepala Bidang Keamanan Lapas Kanwil Kumham Kalsel, Samsul Arifin, Selasa (5/3).
Masih maraknya penggunaan ponsel secara ilegal di dalam lapas diduga kuat menjadi sarana komunikasi untuk memasukkan narkoba ke dalam Lapas. Penggunaan ponsel juga disinyalir pendukung praktek pengendalian bisnis narkoba dari dalam Lapas.
Samsul mengakui penggunaan ponsel secara ilegal masih kerap terjadi meski pihaknya secara rutin melakukan razia. Selain ponsel, senjata tajam juga banyak ditemukan di dalam lapas saat dilakukan razia oleh petugas.
"Kita juga semakin memperketat keluar masuk pengunjung ke dalam Lapas guna mengawasi kemungkinan masuknya narkoba ke lapas," ujarnya.
Baca juga: Fadli Zon: Narkoba Kini Masuk ke Lingkaran Elite
Sementara Polda Kalsel mencatat sepanjang Januari - Februari 2019 pihaknya berhasil menangani 26 kasus kejahatan narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 36 orang.
Menurut Direktur Narkoba Polda Kalsel, Komisaris Besar Wisnu Widarto, kasus kejahatan narkoba yang berhasil ditangani ini terjadi di sejumlah daerah kabupaten di Kalsel.
"Di antara para tersangka ini ada kelompok jaringan peredaran narkoba asal Malaysia yang memasukkan narkoba dari Kaltara dengan tujuan Kalsel," ujarnya di sela-sela kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil operasi selama Januari-Februari 2019.
Pemusnahan narkoba ini diikuti para pejabat terkait. Ada 3,8 kilogram narkoba jenis sabu dan 2.581 butir ekstasi. Sabu dan ekstasi bernilai miliaran rupiah tersebut cukup untuk digunakan sekitar 74.000 orang.
Kalsel saat ini dalam status darurat narkoba dan menjadi target peredaran narkoba baik dari dalam maupun luar negeri. (OL-3)
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komando Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan TNI.
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved