Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera/Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Tani dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), sangat bersyukur atas berbagai program pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kebijakan tersebut, dikatakan masyarakat Kota/Kabupaten Tasikmalaya, telah meringankan beban kebutuhan.
"Sebelum menerima kartu sakti program Jokowi, kami memang sulit mendapatkan berbagai kebutuhan dan setiap hari hanya bisa utang ke tetangga dan warung. Utang terutama untuk beli beras, biaya sekolah sampai pupuk urea juga harus pinjam terlebih dahulu karena tidak bisa apa-apa. Selama itu hanya bisa gali lubang tutup lubang dengan utang sebesar Rp300-600 ribu," kata Encil Rohimah, 59, warga Kampung Cimerak, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Minggu (3/3).
Encil menambahkan kebutuhan beras setiap minggunya hanya bisa dipenuhinya sebanyak tujuh kilogram untuk enam orang anggota keluarga, termasuk anak-anaknya. Mereka selama ini hanya bisa makan dengan kerupuk juga tahu dan tempe.
Baca juga: Kartu Sakti Wujud Aspirasi Rakyat
Kehidupannya memang terbilang penuh lika-liku, sang suami pun tetap berusaha menjadi buruh serabutan untuk bisa membayar utang. Mulai dari bekerja membersihkan rumput, laden tembok, penggali sumur hingga membuat pagar rumah dari bambu.
"Alhamdulilah, kami sudah sangat nyaman dengan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Program kartu tersebut telah meringankan beban rakyat kecil termasuk anak-anak sekolah hingga pertanian. Untuk anak sekolah bisa menerima uang Rp700 ribu, PKH Rp300 ribu plus menerima beras 10 kg dan telur. Sampai sekarang ini tidak ada kesulitan lagi," tuturnya.
Sementara warga lainnya, Nanang Suherman, 54, mengungkapkan program Kartu Tani yang diberikan pemerintah sangat membantu terutama untuk harga pupuk yang biasanya mahal. Dengan kartu ini, bisa dibeli seharga Rp125 ribu untuk 50 kilogram.
"Memang program Jokowi sangat menyentuh masyarakat kecil termasuk anak sekolah yang selama ini memiliki biaya dari KIP hingga PKH, KIS dan lainnya. Tidak ada lagi warga yang susah dan itu benar-benar dirasakan sampai sekarang," paparnya.(OL-5)
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved