Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MINAT mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri sangat banyak. Namun, banyak dari mereka yang terkendala dengan penguasaan bahasa.
Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dr Gunawan Budiyanto, pendidikan yang bermutu sangat penting di era masyarakat ekonomi ASEAN.
"Kuliah di luar negeri bisa membuat kita merasakan lingkungan global sehingga tidak jadi generasi yang tertinggal di pusaran ekonomi ASEAN," kata dia saat membuka Indonesia Scholarship Festival (ISF) di Sportorium UMY, Rabu (6/2) siang.
Menurut dia, saat ini semakin banyak beasiswa luar negeri yang ditawarkan, baik dari pemerintah ataupun penyedia beasiswa dari luar negeri. Di lingkungan khusus UMY saja, kata dia, tidak kurang 20 beasiswa keluar negeri ditawarkan setiap tahun.
Pada Desember 2018, misalnya, UMY mengirim 14 orang belajar ke Taiwan dengan beasiswa.
Menurut dia, banyak mahasiswa yang tertarik untuk melanjutkan kuliah di luar negeri.
"Kendala yang banyak dihadapi penguasaan bahasa asing. Penguasaan bahasa asing sangat penting," pesan dia kepada para mahasiswa yang hendak mencari beasiswa ke luar negeri.
Baca juga: Menristekdikti Apresiasi Beasiswa Swasta untuk Pendidikan
Puguh Prasetyo, selaku Koordinator Program Indonesia ISF, menambahkan, ada 34 lembaga yang terlibat dalam kegiatan di Sportorium. Peserta yang mendaftar pun mencapai 8.580 orang.
Puguh mengamini, pemerintah telah memberi akses beasiswa ke luar negeri dalam jumlah yang sangat banyak. Beasiswa yang ditawarkan dari lembaga ataupun perusahaan dari luar negeri juga banyak. Namun, kendala yang paling banyak dihadapi para pencari beasiswa adalah penguasaan bahasa.
"Secara akademis banyak yang pandai, tetapi kendala yang dihadapi adalah bahasa asing," kata dia.
Selain itu, kata dia, masih banyak yang belum mengetahui cara mengakses beasiswa luar negeri. Dengan pameran semacam ini, kata dia, akses untuk mendapat informasi beasiswa ke luar negeri akan semakin terbuka.
"Harapannya, dengan pendidikan yang lebih baik, Indonesia bisa mencapai generasi emas pada 2045," pungkas dia. (OL-3)
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved