Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BOCAH berusia empat tahun di Brebes, Jawa Tengah, meniggal dunia akibat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Ia sempat menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Brebes selama beberapa jam.
Ibu si anak sempat pingsan tak kuasa menahan haru, demikian juga sejumlah kerabatnya ikut larut dalam kesedihan.
Ratusan warga mayoritas ibu-ibu, berdatangan ke rumah duka bertakziah sekalgus menyampaikan ikut berbelasungkawa kepada keluarga korban, padaSelasa (29/1) pagi.
Ibu korban, Dewi, tak tahan menahan haru melihat jenazah anak pertamanya. Bahkan, Dewi sempat histeris dan pingsan dan harus ditenangkan oleh kerabat.
Sebelum dimakamkan, jenazah Kevin yang masih bersekolah di Pendidikan Usia Dini (PAUD) itu dimandikan, dan dibawa ke musala. Selanjutnya jenazah dibawa ke makam di desa setempat untuk dikuburkan. Tak ketinggalan, puluhan teman sekolah kevin juga tampak ikut bertakziah.
Setelah sadar, Dewi dengan terbata menututurkan sebelum meninggal, anaknya Senin (28/1) sore dibawa ke rumah sakit umum daerah RSUD brebes untuk menjalani perawatan karena kondisinya badannya panas.
"Waktu di rumah sakit dokter yang merawat anak saya bilang bukan terserang penyakit demam berdarah tapi hanya terserang ispa (infeksi saluran pernafasan atas)," ujar Dewi.
Baca juga: 3 Warga di Sumsel Meninggal Akibat Demam Berdarah
Namun, menurut dewi setelah menjalani perawatan di rumah sakit terbesar di Kabupaten Brebes itu hanya beberapa jam, yakni Senin (28/1) malamnya kevin mengembuskan nafas terakhirnya.
"Anak saya akhirnya tidak tertolong dan meninggal dunia," ucap Dewi dengan raut muka lembab.
Data dari Dinas Kesehatan Brebes, sepanjang Januari ini sudah ada dua penderita DBD yang meninggal dunia. Yakni alan Firgiawan, 5,5, warga Desa Cikandang, dan Munafilah, 7, warga Desa Limbangan, keduanya masih warga Kecamatan Kersana.
Sementara jumlah keseluruhan yang terserang DBD ada 32 pasien, sebagian besar anak anak dan balita. (OL-3)
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada Maret mengalami peningkatan dibandingkan Februari.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved