Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 12 rumah penduduk di Desa Supun dan Desa Upfaon, Kecamatan Biboki Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan hanyut akibat banjir.
Satu rumah di antaranya hanyut terbawa banjir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Timor Tengah Utara Yosefina M Lake, Kamis (24/1) mengatakan banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengakibatkan sebuah sungai yang melintasi dua desa itu meluap.
Banjir mengkibatkan beberapa rumah dan infrastruktur jalan di dua desa itu seperti deker rusak dan meninggalkan lumpur dan sampah di rumah penduduk.
"Ada juga lemari pakaian terbawa banjir," ujarnya.
Baca juga: Air Sungai Meluap, Rumah Warga Mulai terendam
Selain itu, tanaman pertanian milik warga seperti jagung dan tanaman hortikultura lainnya juga terendam banjir sehingga dikhawatirkan rusak. Menurut Yosefina, BPBD telah menyalurkan bantuan dan sembako untuk warga korban banjir.
Bantuan yang disalurkan antara lain beras, peralatan dapur seperti susu, kopi dan minyak goreng, serta bahan bangunan.
"Kami juga membagikan pakaian dan peralatan sekolah untuk anak-anak," kata Yosefina. (OL-3)
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved