Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN lokasi di Malang Raya meliputi Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur, porak poranda setelah banyak pohon tumbang akibat diterjang angin kencang.
Sebagian wilayah di kota wisata itu pun gelap gulita lantaran pohon tumbang memutus jaringan listrik PLN.
"Hampir semua kejadian mengakibatkan kabel PLN, penerangan jalan umum, dan Telkom terputus," tegas Supervisor Pusat Pengendalian Operasi BPBD Pemerintah Kota Batu Ismu Buana kepada Media Indonesia, Rabu (23/1).
Angin kencang yang melanda kota setempat sampai kini masih terjadi disertai banyaknya laporan bencana di BPBD setempat. Setelah ada 26 kejadian pohon tumbang sejak Selasa (22/1), petugas menerima laporan lagi sebanyak 29 kejadian serupa pada Rabu pagi.
Sejauh ini petugas melakukan penanganan karena hampir di seluruh jalan utama atau jalan ekonomi ada kejadian bencana tersebut.
Baca juga: Wisatawan Diminta Waspadai Pohon Tumbang di Kota Batu
Sejumlah lokasi kejadian pohon tumbang yang dihimpun BPBD, di antaranya di Jalan Abdul Gani Atas (Villa Agro), Kelurahan Ngaglik Kecamatan Batu, Jalan Metro Kelurahan Sisir, Oro Oro Ombo Depan Museum Satwa, dan sepanjang Jalan Lintas Barat.
Kejadian serupa juga di Perum Metro Indah Regency, Jalan Darsono, Jalan Sultan Agung depan Museum Angkut, depan Balai Kelurahan Tlekung, Jalan Giripurno, Jalan Panglima Sudirman depan Hotel Arjuna, Jalan Songgoriti setelah Gapura Masuk, Jalan Songgoriti, Jalan Trunojoyo, Payung 1 setelah Hotel Jambuluwuk, Jalan Ikhwan Hadi (Perempatan Darsono), Jalan Songgokerto, SMAN 2, Makam Mbah Batu, Jalan Sarimun dan Jalan Abdul Gani Atas.
Di Kota Malang, dahan dan ranting pohon yang jatuh berserakan mengotori sejumlah ruas jalan.
"Petugas kebersihan langsung melakukan pembersihan," tegas Sekretaris BPBD Kota Malang Tri Oki Rudianto.
Adapun detail jenis pohon yang tumbang di Malang, yaitu pohon sengon laut, sengon buto, kecrutan, sonokeling, ceri, glodokan, lamtoro, kenari, akasia dan waru.
Ketinggian pohon itu rata-rata 5 meter sampai 30 meter. Sedangkan lokasi kejadiannya di Jalan Ahmad Yani Utara, Jalan Puncak Mandala, Jalan Candi Jolotundo, Jalan Lembang, Jalan Limboto Utara, Jalan Tumenggung Suryo, Jalan Danau Toba, Jalan Simpang Wiranaga, Jalan Simpang Sulfat Selatan, Jalan Wisnuwardhana, Jalan Teluk Etna IX dan Jalan Raden Panji Suroso. (OL-3)
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Foto udara sejumlah truk terjebak macet saat hendak menuju Pelabuhan Merak di Gerbang Tol Merak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved