Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Media Group membangun sebuah gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Desa Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Pembangunan itu bersumber dana dari sumbangan masyarakat Indonesia pemirsa MetroTV melalui dompet kemanusiaan Media Group.
Aceh terletak geografis dalam kawasan yang rawan bencana. Setelah gempa bumi dan tsunami meluluh-lantakkan Aceh 2004 silam, gempa kembali memperok-porandakan Kabupaten Pidie Jaya pada 2016 lalu. Dan Puskesmas tersebut merupakn satu dari empat bantuan Puskesmas di Pidie Jaya pasca gempa yang menewaskan seratusan jiwa.
Peletakkan batu pertama pembangunan Puskesmas itu berlangsung pada Jumat (18/1). Turut hadir Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin, Chief CSR Officer Media Group Lisa Luhur, Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas, Wakil Bupati Pidie Jaya Mulyadi, dan Calon Anggota DPR RI Desi Fitriani, serta tamu undangan dari Media Group dan Pemerintah Kabupaten Pidie.
Ali Sadikin mengatakan, pergerakan pembangunan yang dilakukan Yayasan Media Group ini sudah berlangsung sejak tsunami Aceh lalu. Dan ketika mendengar gempa Pidie Jaya pada 7 Desember 2016, dihari kedua sudah pihaknya sudah berada di lokasi kejadian untuk menyalurkan bantuan kemanusian.
"Kami melakukan kegiatan bantuan logistik seperti pakaian, makanan, tenda, dan dilanjutkan tenda sekolah. Kami hadirkan guru dari sekolah Sukma Bangsa Pidie, Bireuen, dan Lhokseumawe untuk melakukan trauma healing kepada anak anak," kata Ali.
Sebelum memilih membangun Puskesmas, kata Ali, pasca gempa tersebut pihak yayasan sempat ingin langsung membangun sekolah menengah kejuruan yang rusak, namun dikabarkan sudah ada salah satu BUMN yang menanganinya. Kemudian, mereka juga sempat ingin membangun sekolah dasar, dan juga terjadi hal yang sama, sudah ada salah satu media massa yang menyalurkan bantuan pembangunan, hingga akhirnya memilih untuk membangun Puskesmas.
"Kami menyiapkan Puskesmas ini karena kita tahu ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Puskesmas ini terdiri dari dua lantai, akan ada ruang rawat inap, dan ini salah satu Puskesmas yang besar. Dengan bismillah semoga Puskesmas ini menjadi Puskesmas yang kuat, Allah mengkehendaki agar tidak terjadi bencana lagi," ujarnya.
Sementara itu, Aiyub Abbas mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Indonesia melalui Media Group yang membangun Puskesmas induk di kecamatan Meurah Dua tersebut. Ia berharap selama masa pembangunan tidak ada kendala sehingga bisa selesai durasi waktu yang ditargetkan yakni, selama enam bulan ke depan.
"Syukur Alhamdulillah, kami berharapn tidak ada kendala apapun dalam pembangunan, kita akan jaga bersama sama. Puskesmas ini sudah lama kita tunggu tunggu, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Meurah Dua khususnya dan Pidie Jaya umumnya," kata Aiyub. (OL-4)
WARGA terdampak banjir di wilayah pedalaman Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hingga kini masih membutuhkan kejelasan terkait tempat tinggal.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
BANJIR bandang yang meluluhlantakkan wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 26-27 November 2025, sudah berlalu satu bulan lebih.
Paparan debu yang terjadi secara terus-menerus mulai berdampak pada kondisi fisik warga.
LIMA lelaki paruh baya asal Kabupaten Aceh Tengah, rela berjalan kaki sekitar 180 kilometer (km) dari Gayo untuk melihat keadaan putra/putri mereka di Pesantren Darul Munawarah, Pidie Jaya
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi tersebut terjadi sekira pukul 22.38 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved