Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Amankan Pileg dan Pilpres Polda Jateng Kerahkan 21.980 Personel

Akhmad Safuan
19/9/2018 14:15
Amankan Pileg dan Pilpres Polda Jateng Kerahkan 21.980 Personel
(Ilustrasi)

AMANKAN pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah kerahkan kekuatan sebanyak 21.980 personel ditambah kekyatan dari Kodam IV/Diponegoro sebanyak 3 SSI satuan setingkat batalyon.

Gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Brata Candi dilaksanakan Rabu (19/9) di Lapangan Simpang Lima Semarang melibatkan ribuan pasukan baik yang berasal dari Polri, TNI, Satpol PP dan unsur lainnya berlangsung tertib dan kitmat.

Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono mengatakan kepolisian bersama TNI siap untuk melakukan pengamanan pesta demokrasi Pileg dan Pilpres 2019 mulai dari setiap tahapan yang ada dalam rangka mewujudkan keamanan, kesejukan, kedamaian.

Operasi Mantab Brata Candi, demikian Condro Kirono, Polda Jateng mengerahkan kekuatan sebanyak 21.980 personel untuk melakukan pengamanan, ditambah pasukan dari Kodam IV/Diponegoro srbanysk 3 SSI setingkat batalyon serta personel yang nantinya melekat di tiap TPS.

Pelaksanaan operasi ini, ujar Condro Kirono, akan berlangsung selama 397 hari dan berakhir pada 21 Oktober 2019 karena untuk tahapan pemilu yang dimulai dengan masa kampanye akan memakan waktu relatif cukup panjang sekitar 7 bulan.

"Saya ingatkan pasukan harus benar-benar menyiapkan energi yang cukup karena mengamankan masa kampanye sepanjang hingga pungutan suara berlangsung cukup lama," kata Condro Kirono.

Dalam pengamanan jalannya operasi ini, lanjut Condro, tetap harus mengedepankan kegiatan presuasif dan preventif serta didukung kegiatan intelijen, fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk satuan tugas di semua tingkatan.

"Perkuat soliditas dan sinergitas TNI dan Polri, jaga netralitas, kedepankan langkah proaktif, dorong seluruh elemen, gelorakan deklarasi pemilu damai, susun rencana pengamanan secara detai serta lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai," tambahnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya