Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pemkot Bekasi Tanggung Semua Biaya Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Luka Bakar Capai 90 Persen

 Gana Buana
02/4/2026 14:23
Pemkot Bekasi Tanggung Semua Biaya Korban Kebakaran SPBE Cimuning, Luka Bakar Capai 90 Persen
Pemkot Bekasi pastikan tanggung seluruh biaya pengobatan 14 korban kebakaran SPBE Cimuning.(Dok. Info Bekasi)

PEMERINTAH Kota Bekasi mengambil langkah tegas dengan menanggung penuh seluruh biaya pengobatan 14 korban kebakaran hebat di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan, kebijakan ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara di tengah krisis yang menimpa warganya.

“Seluruh korban akan ditangani secara maksimal. Pemerintah hadir dan bertanggung jawab penuh atas musibah ini,” ujar Harris saat meninjau lokasi, Kamis.

Tidak hanya mengandalkan BPJS Kesehatan, Pemkot juga membuka opsi pembiayaan lain agar seluruh korban mendapatkan perawatan tanpa hambatan biaya.

Dampak Luas SPBE Cimuning, Warga Sekitar Ikut Terdampak

Insiden ini tidak hanya melukai pekerja, tetapi juga berdampak pada warga sekitar. Sejumlah rumah mengalami kerusakan, sementara total korban mencapai 14 orang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi korban tergolong kritis. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar hingga 90% dan kini menjalani perawatan intensif.

Para korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan utama, termasuk RSUD Chasbullah Abdulmadjid dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo untuk penanganan lanjutan.

“Pemkot memastikan seluruh korban mendapat pelayanan terbaik hingga pulih,” tambah Harris.

Dugaan Penyebab SPBE Cimuning: Kebocoran Gas Saat Pengisian

Hasil investigasi awal mengarah pada kebocoran gas saat proses pengisian tabung sebagai pemicu kebakaran.

Plt Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyebut kebakaran berdampak pada area sekitar 2.000 meter persegi.

“Selain kerusakan fisik, korban dari warga sekitar juga cukup banyak dan masih dirawat intensif,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 03.45 WIB, dan kondisi lokasi kini telah dinyatakan aman. Namun, penyelidikan lanjutan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada sambil menunggu hasil investigasi final. (Ant/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya