Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Polres Depok Upayakan Pelajar Amanah, Disiplin, dan Religius

Kisar Rajagukguk
16/2/2026 20:34
Polres Depok Upayakan Pelajar Amanah, Disiplin, dan Religius
Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Abdul Waras.(MI/Kisar)

POLRES Metro Depok menyiapkan program pembinaan melalui pesantren kilat bagi pelajar yang terlibat tawuran, perang sarung, petasan, maupun pelanggaran hukum lain selama Ramadan 2026 di Depok. Program ini ditujukan sebagai langkah pembinaan agar pelajar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Abdul Waras menyatakan fenomena kenakalan remaja saat Ramadan menjadi perhatian aparat.

“Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, tawuran pelajar, perang sarung, menyalakan petasan, hingga mengonsumsi minuman keras, menjadi perhatian kami. Mereka yang terlibat kasus hukum akan kami bina dalam program pesantren kilat, kami berharap melalui pembinaan tersebut niat para remaja yang terlibat kasus hukum dapat berkurang secara signifikan,” ungkapnya di Depok, Senin (16/2/2026). 

Program pesantren kilat tersebut, lanjut Kapolres, akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait agar pembinaan berjalan terarah. “Kami akan berupaya maksimal mengubah perilaku pelajar menjadi amanah, disiplin, dan religius dengan melalui kegiatan pesantren kilat,” imbuhnya.

Ia menambahkan program ini merupakan kegiatan baru yang disiapkan jajarannya sebagai langkah pencegahan pelanggaran remaja selama Ramadan.

Abdul Waras juga mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama pada malam hari. “Kami mengimbau orang tua meningkatkan perhatian ke anak. Komunikasi antara orang tua dan anak perlu ditingkatkan,” katanya.

Ia menilai keterlibatan masyarakat diperlukan karena jumlah personel kepolisian terbatas. “Jumlah personel kami masih terbatas. Kami berharap orang tua lebih peduli kepada anak-anaknya, terutama pada malam hari. Tanyakan anaknya hendak ke mana dan untuk keperluan apa,” ujarnya.

Selain pembinaan, kepolisian bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah akan mengantisipasi kegiatan sahur on the road yang berpotensi memicu gangguan keamanan. “Kemudian, kami juga akan membentuk tim khusus untuk melakukan patroli guna mencegah tawuran dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat,” tuturnya. (KG/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik