Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah pengendalian risiko cuaca ekstrem yang memicu banjir di sejumlah wilayah ibu kota. Upaya tersebut dilakukan seiring terus menurunnya jumlah wilayah terdampak genangan.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan, OMC kembali dilaksanakan pada Minggu (25/1) untuk menekan potensi hujan lanjutan, terutama di wilayah Jakarta dan daerah penyangga.
“OMC dilaksanakan sebagai upaya pengendalian risiko hidrometeorologi untuk mengurangi intensitas hujan yang berpotensi memperparah genangan,” ujar Isnawa melalui keterangannya.
Berdasarkan laporan move departure BPBD DKI, sorti pertama OMC menggunakan pesawat CASSA 212 A-2105 yang lepas landas dari helipad pada pukul 09.17 WIB. Penyemaian awan dilakukan di wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan, pada ketinggian 5.000–7.000 kaki, dengan radius 10–20 nautical mile dan radial 210–300 derajat.
Dalam misi tersebut, tim OMC menaburkan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram guna mendukung pengendalian cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta. Sementara, BPBD DKI juga turut mencatat hingga pukul 14.00 WIB, banjir masih merendam 9 RT. Di Jakarta Timur, genangan terjadi di 8 RT yang tersebar di Kelurahan Bidara Cina dan Kampung Melayu.
Ketinggian air di Bidara Cina tercatat 20 hingga 30 sentimeter, sedangkan di Kampung Melayu mencapai 65 sentimeter, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Adapun di Jakarta Utara, banjir masih terjadi di 1 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter, akibat curah hujan tinggi.
BPBD DKI juga mencatat sejumlah lokasi pengungsian masih ditempati warga terdampak, di antaranya di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara, dengan ratusan jiwa mengungsi di masjid, sekolah, balai warga, hingga lingkungan permukiman.
Seiring surutnya genangan, BPBD melaporkan beberapa wilayah telah dinyatakan aman, yakni Kelurahan Cililitan, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Cawang. Selain itu, Jalan Kembangan Raya di Jakarta Barat juga telah dinyatakan bebas genangan.
BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah serta mengoordinasikan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan air dan memastikan fungsi saluran berjalan optimal.
“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” kata Isnawa.
BPBD DKI mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi 24 jam dan dapat diakses secara gratis. (Far/P-3)
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Seluruh titik genangan di wilayah permukiman saat ini terkonsentrasi di wilayah Jakarta Barat.
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Isnawa mengatakan, kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan anggaran untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) senilai Rp 31 miliar. Anggaran tersebut disiapkan untuk pelaksanaan OMC sepanjang tahun 2026.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan OMC menjadi bagian penting dalam rangkaian mitigasi bencana hidrometeorologi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memaksimalkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menekan curah hujan di Pulau Jawa.
BMKG mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sebagian besar wilayah Jawa Barat untuk mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi akibat curah hujan yang tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved