Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Respons Demo Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Sebut Satgas Tengah Bekerja Benahi Sampah

Rahmatul Fajri
09/1/2026 12:29
Respons Demo Mahasiswa, Wali Kota Tangsel Sebut Satgas Tengah Bekerja Benahi Sampah
Ilustrasi(MI/RAMDANI)

WALI Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, merespons aksi tuntutan mahasiswa terkait persoalan sampah di wilayahnya. Benyamin menegaskan bahwa kritik dan kegelisahan yang disampaikan masyarakat merupakan pengingat bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras dalam membenahi tata kelola lingkungan di "Kota Anggrek" tersebut.

Benyamin menyatakan, Pemkot Tangsel saat ini telah menetapkan status percepatan penanganan sampah melalui program 100 hari kerja yang terukur dengan melibatkan tim Satgas lintas sektoral.

"Saya mendengar dan merasakan kegelisahan adik-adik mahasiswa serta warga. Kritik ini adalah energi bagi kami. Kami tidak tinggal diam. Saat ini tim Satgas sedang bekerja di lapangan untuk memastikan tidak ada lagi sampah yang telantar di ruang publik," ujar Benyamin melalui keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Benyamin mengakui adanya kendala teknis yang cukup berat pascapenutupan TPA Cipeucang dan penghentian sementara kerja sama dengan TPA Cilowong, Serang. Kondisi tersebut sempat menyebabkan penyumbatan alur pembuangan sampah di beberapa titik pemukiman.

Sebagai langkah cepat, ia memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan, terutama di wilayah yang terdampak parah seperti Ciputat.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Saat ini pengangkutan sampah dari titik-titik penumpukan sudah mulai berjalan kembali," jelasnya.

Dalam rencana percepatan tersebut, Pemkot Tangsel menetapkan tiga poin utama yang harus tercapai dalam 100 hari ke depanz yakni pengangkutan sampah secara masif di lokasi penumpukan liar, penambahan frekuensi ritase pengangkutan dan perbaikan unit kendaraan yang terkendala teknis, serta mempercepat kesiapan teknologi pengolahan residu agar Tangsel tidak lagi bergantung sepenuhnya pada TPA di luar daerah.

Benyamin menambahkan, koordinasi antar-OPD, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup hingga tingkat kecamatan kini dilakukan setiap hari. Ia juga mengundang masyarakat untuk melapor langsung jika menemukan titik sampah yang belum terangkut agar segera ditindaklanjuti oleh Satgas.

"Ini adalah kerja kolektif. Saya pastikan Pemkot Tangsel bertanggung jawab penuh. Kami ingin mahasiswa dan masyarakat terus mengawal proses ini agar Tangerang Selatan kembali bersih dan nyaman," pungkas Benyamin.

Sebelumnya, puluhan mahasiswa melakukan demonstrasi di kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) buntut polemik sampah yang tak kunjung selesai. 

"Massa aksi unjuk rasa dari BEM UMJ melakukan aksi penurunan sampah dari 2 truk yang mengangkut sampah dan melakukan orasi di samping Kantor Wali Kota Tangerang Selatan," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq saat digunakan, Kamis (8/1). (H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik