Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyelidiki peristiwa runtuhnya sebuah bangunan parkir di Jalan Patimura I Nomor 81, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, yang terjadi pada Kamis sore. Dalam kejadian tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa.
“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” kata Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto dikutip dari Antara, Kamis (25/12).
Andry mengatakan, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
“Pemilik rumah berinisial RS, 58, dan kerugian materi yang dialami korban berupa empat mobil, satu sepeda motor dan satu sepeda ontel,” kata dia.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bangunan runtuh tersebut bermula ketika seorang saksi memarkir sepeda motor. Tak lama berselang, bangunan di sebelah pesantren yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan tiba-tiba runtuh.
“Saat kejadian tidak ada orang tapi sejumlah kendaraan ada di bawahnya,” kata dia.
Ia menjelaskan, bangunan yang runtuh tersebut memiliki luas sekitar 144 meter persegi dan telah berdiri selama tiga tahun.
“Saat kejadian pemilik tidak ada di tempat dan lokasi bangunan berada di sebelah Podok Pesantren Misi Islam,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Badan Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan parkir dua lantai di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Kamis petang.
"Bangunan parkir dua lantai roboh pada Kamis sore dan menimpa 4 unit mobil serta satu unit sepeda motor," kata Isnawa Adji.
Menurut keterangan saksi di lokasi, bangunan tersebut roboh saat anak-anak sedang bermain di sekitar area parkir dan terdengar suara retakan sebelum kejadian.
Kemudian, anak-anak yang berada di sekitar bangunan segera berlari menyelamatkan diri sebelum bangunan parkir tersebut roboh dan menimpa lima unit kendaraan.
"Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," ujarnya. (Ant/P-4)
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Pihak kepolisian akan menindak para pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai peruntukannya
Namun, O dan R mengalami luka cukup parah, karena tepat berada di lokasi ledakan. Para pekerja tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Kebon Bawang untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved