Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi PSI, William Aditya Sarana mendesak pembentukan panitia khusus atau pansus untuk menelusuri menyusul insiden kebakaran di gedung Terra Drone, Selasa (9/12), di Jakarta. Insiden itu menewaskan 22 orang.
“Kejadian ini sudah yang kesekian kalinya dalam waktu dekat. Mungkin kita harus segera mengadakan pansus kebakaran dan penanganannya di Jakarta. Jangan sampai warga terus digentayangi ancaman itu tanpa solusi konkret,” ujar William melalui keterangannya dikutip Jumat (12/12).
William menilai rangkaian kebakaran besar yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan lemahnya keamanan bangunan di Jakarta. Ia menyoroti potensi banyaknya gedung yang belum mengantongi Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
“Semua ini membuat kita bertanya, sudah seberapa aman bangunan-bangunan kita di Jakarta? Jangan-jangan banyak yang belum memiliki SLF,” ungkapnya.
Menurut dia, lebih parah lagi bila peralatan keselamatan standar seperti hidran mandiri, water sprinkler, hingga tangga darurat yang menjadi syarat SLF justru tidak tersedia.
“Faktanya, kondisi seperti itu masih ditemukan di banyak tempat,” katanya.
William menegaskan, Perda Nomor 8 Tahun 2008 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran telah mengatur bahwa SLF diterbitkan Pemprov DKI setelah bangunan dinyatakan layak secara administratif dan teknis.
Karena itu, ia meminta pansus dibentuk untuk memastikan pelaksanaan aturan tersebut berjalan semestinya.
“Pansus ini perlu menyelidiki apakah Pemprov DKI sudah melaksanakan tugasnya dengan baik. Salah satunya dengan menyisir dan memeriksa gedung-gedung yang belum memiliki SLF,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila kewajiban SLF masih belum dipahami secara luas, maka Pemprov harus meningkatkan sosialisasi.
“Sosialisasi yang seluas-luasnya perlu dilakukan agar bangunan-bangunan kita tidak lagi berbahaya bagi penghuninya,” kata William. (H-4)
Pemeriksaan intensif terkait Sertifikat Laik Fungsi (SLF) ini dilakukan sebagai respons cepat pemerintah usai tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone yang menelan 22 korban jiwa.
Pembaruan aturan menjadi krusial agar pemerintah kembali memiliki landasan hukum yang kuat dalam melakukan pengawasan dan penindakan.
Perketat pengawasan fasilitas publik, mulai dari perkantoran, sekolah, hingga tempat ibadah.
Jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran pidana, kasus ini harus diselesaikan melalui jalur hukum.
Insiden Terra Drone menewaskan 22 orang, terdiri dari karyawan dan peserta magang yang berada di dalam gedung.
Ruko yang disewa Terra Drone yang terbakar di Jakarta Pusat hingga menewaskan 22 orang pada 9 Desember 2025 itu tidak pernah dilakukan perawatan rutin.
Insiden Terra Drone menewaskan 22 orang, terdiri dari karyawan dan peserta magang yang berada di dalam gedung.
Dua saksi kunci ungkap penyebab kebakaranĀ Terra Drone di Jakarta Pusat. Baterai drone memercikkan api hingga menewaskan 22 orang
Polres Metro Jakarta Pusat mengonfirmasi bahwa penyidikan terkait kebakaran Terra Drone di kawasan Kemayoran masih terus berjalan.
Polisi menetapkan Dirut Terra Drone MW sebagai tersangka kebakaran ruko di Kemayoran yang menewaskan 22 orang. Penyidik mengantongi dua alat bukti
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved