Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tujuh Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone Diidentifikasi, Meninggal Akibat Menghirup Karbon Monoksida

Zaenal Arifin
10/12/2025 14:51
Tujuh Jenazah Korban Kebakaran Terra Drone Diidentifikasi, Meninggal Akibat Menghirup Karbon Monoksida
Petugas kepolisian berjaga di dekat gedung Terra Drone yang terbakar di jalan Letjen Soeprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).(. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.)

TUJUH dari 22 jenazah korban kebakaran rumah toko (Ruko) Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat berhasil diidentifikasi di RS Polri Jatinegara, Jakarta.  Identifikasi dilakukan dengan pencocokan data antemortem dengan metode Disaster Victim Identification (DVI).

"Tujuh jenazah telah kembali kami identifikasi," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono di RS Polri Kramat Jati, Jaktim, Rabu, (10/12).

Adapun kematian ketujuh jenazah itu menurut Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman Eddy Purnama  akibat menghirup karbon monoksida (CO) asap kebakaran.

"Penyebab kematian berdasarkan pemeriksaan staf dan para personel spesialis forensik mengarah kepada terhirupnya asap dan kemudian gas CO, karbon monoksida," ujar Nyoman.

Tujuh korban kebakaran di Terra Drone yang diidentifikasi yakni :

Pariyem, 31, warga Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat yang teridentifikasi berdasarkan pencoblosan dan data sidik jari dan catatan medis. 

Ninda Tan, 32, warga Serpong Utara, Tangerang yang teridentifikasi berdasarkan pencocokan data sidik jari, catatan medis, dan properti atau barang pribadi melekat pada jenazah.

Muhammad Ariel Budiman, 24, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan sidik jari, rekam medis gigi, dan properti.

 Mochamad Apriyana, 40, warga Sudimarajaya, Tangerang yang teridentifikasi berdasarkan pencocokan data data sidik jari, Pemeriksa medis, dan properti atau barang pribadi.

Della Yohana Simanjuntak, 22, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang teridentifikasi berdasarkan pencocokan data sidik jari, gigi, pemeriksaan medis, dan properti.

Nazaellya Tsabita Nurzisha, 27, warga Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat berhasil diidentifkasi berdasarkan pencocokan data sidik jari, pemeriksaan medis, dan properti.

Terakhir Athiniyah Isnaini Rasyidah, 18, warga Kecamatan Makasar, Jakarta Timur terindentifikasi berdasarkan pencoblosan data sidik jari, pemeriksaan medis, dan properti. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik