Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Tersangka penipuan jasa wedding organizer (WO), Ayu Puspita yang merupakan pemilik dan pengendali operasional wedding organizer PT Ayu Puspita Sejahtera, terancam hukuman maksimal empat tahun penjara. Polres Metro Jakarta Utara telah menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat sedikitnya 87 korban. A bersama tersangka lain, yaikni pria berinisial D disangkakan Pasal 378 dan 372 KUHP, yang mengatur tindak pidana penipuan dan penggelapan.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menjelaskan bahwa kedua tersangka saat ini telah ditahan dan pemeriksaan masih berlangsung.
“Kami masih melakukan pendalaman dan semua proses masih berjalan. Untuk motif, sejauh ini mengarah pada kebutuhan ekonomi,” ujar Erick, Selasa (9/12).
Menurut Kasat Reskrim Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, para pelaku menarik calon korban dengan menawarkan paket WO berharga promo. Setelah korban membayar sesuai kesepakatan, fasilitas pernikahan tidak pernah dipenuhi pada hari pelaksanaan.
Kerugian para korban penipuan WO Ayu Puspita masih dihitung, namun berdasarkan keterangan awal, nilai kerugiannya berkisar antara puluhan hingga ratusan juta rupiah per korban.
Onkoseno juga menjelaskan bahwa A berperan sebagai pengorganisir seluruh bisnis, sementara D aktif membujuk korban agar menambah uang muka. Hubungan keduanya masih didalami, termasuk informasi awal bahwa keduanya memiliki hubungan keluarga.
Hingga kini, 87 korban telah melapor terkait penipuan WO tersebut. Polisi masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti berupa bukti transfer, percakapan dengan pelaku, serta dokumen layanan WO.
Karena beberapa lokasi kejadian berada di lintas wilayah, Polres Metro Jakarta Utara juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memperluas penyidikan. (Ant/E-3)
Polda Metro Jaya mengungkap motif ekonomi dalam kasus penipuan WO PT Ayu Puspita Sejahtera. Uang korban dipakai bayar cicilan rumah.
Polda Metro Jaya mengungkap modus penipuan wedding organizer PT Ayu Puspita Sejahtera yang menawarkan paket pernikahan murah lengkap dengan venue mewah dan honeymoon ke Bali
Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami motif para pelaku dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok jasa wedding organizer (WO).
Polres Metro Jakarta Utara resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan jasa penyelenggara pernikahan (wedding organizer/WO) yang telah merugikan puluhan
Kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) mencuat setelah 87 orang melapor ke Polres Metro Jakarta Utara terkait layanan PT Ayu Puspita Sejahtera.
salah satu pegawai Ayu Puspita berinisial D, yang juga menjadi tersangka, melakukan perannya untuk membujuk para korban agar terus menambah pembayaran uang muka (DP).
Polres Metro Jakarta Utara masih mendalami motif para pelaku dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok jasa wedding organizer (WO).
Polres Metro Jakarta Utara resmi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan jasa penyelenggara pernikahan (wedding organizer/WO) yang telah merugikan puluhan
Kasus dugaan penipuan jasa wedding organizer (WO) mencuat setelah 87 orang melapor ke Polres Metro Jakarta Utara terkait layanan PT Ayu Puspita Sejahtera.
Harga supermurah dan janji kapasitas besar yang ditawarkan wedding organizer (WO) Ayu Puspita sejak awal sebenarnya sudah menjadi tanda bahaya. Dengan hanya mematok Rp15–20 juta untuk paket pernikahan lengkap atau sekitar seperlima harga pasar, WO ini menjanjikan layanan yang secara operasional nyaris mustahil dipenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved