Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Enam Tim Asal Indonesia Raih Medali di Seoul International Invention Fair 2025

Indrastuti
08/12/2025 20:09
Enam Tim Asal Indonesia Raih Medali di Seoul International Invention Fair 2025
Ilustrasi(Dok SMA Labschool Cibubur)

SMA Labschool Cibubur kembali menorehkan prestasi membanggakan pada kancah inovasi internasional. Sebanyak enam tim penelitian meraih medali pada ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 yang diselenggarakan Korean Intellectual Property Office (KIPO) dan Korea Invention Promotion Association (KIPA) di COEX Convention Center, Seoul, pada 2–5 Desember 2025.

SIIF merupakan salah satu pameran dan kompetisi inovasi terbesar di dunia, menghadirkan ribuan inovator dari puluhan negara. Penilaian tahun ini berlangsung lebih ketat karena proses kurasi dan pemberian penghargaan dilakukan langsung oleh para juri resmi dari KIPO, lembaga pemerintah Korea Selatan yang menangani kekayaan intelektual.

Dari total 24 tim Indonesia kategori SMA dan universitas, hanya 17 tim meraih penghargaan, di antaranya semua enam tim SMA Labschool Cibubur. Penghargaan tersebut diperoleh lewat inovasi BambooYa (bronze medal) yakni inovasi cat rendah VOC berbahan biochar bambu untuk meningkatkan kemampuan mitigasi gas rumah kaca.

Kemudian, Crumbbi (bronze medal), yakni paving block ramah lingkungan berbasis Asbuton CPHMA, yang dimodifikasi dengan nano crumb rubber dan limbah cangkang gonggong guna meningkatkan ketahanan dan sifat antioksidan.

Selanjutnya, Solumate (bronze medal dan Special Award ASAMCO/Association Suisse-Coree Swiss-Korean Association), yaitu gel restorasi tanah berbahan kulit mangrove dan limbah sagu yang dirancang untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan aktivitas mikroba.
Selain itu, Bionerra (bronze medal dan special award ASAMCO) yakni substrat bioaktif siap pakai dari serat kulit pisang dan serbuk gergaji yang mampu menghasilkan siklus nutrisi mandiri bagi pertumbuhan tanaman lebih efisien.

Kemudian, Pineatta (bronze medal dan special award ASAMCO) yakni gel anti-memar alami hasil pemanfaatan kulit nanas dan daun jambu, kaya antioksidan dan aman bagi kulit.

Terakhir, Clareaf (bronze medal dan special award ASAMCO) yaitu tinted sunscreen berbahan aktif daun kelor dan susu beras yang memberikan perlindungan UV sekaligus manfaat perawatan kulit berkelanjutan. Keenam tim itu dinilai unggul dalam aspek kreativitas, kebermanfaatan, kebaruan teknologi, paten karya ilmiah dan potensi komersialisasi, serta sesuai standar penjurian internasional SIIF.

Guru pendamping Mohammad Iqbal dan Rahmi Hayatunnufus mengatakan proses penilaian tahun ini merupakan salah satu yang paling kompetitif untuk kompetisi yang sama. Namun, seluruh peserta dari SMA Labschool Cibubur mampu menunjukkan kompetensi dan kepercayaan diri yang sangat baik selama sesi presentasi kepada juri internasional.

“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa kami terus memperkuat komitmen pengembangan riset, kreativitas, dan inovasi teknologi, serta menghasilkan siswa yang mampu bersaing di tingkat global," ujar Iqbal.

Kepala SMA Labschool Cibubur Ali Chudori menambahkan keberhasilan enam tim ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam ajang internasional, khususnya dalam pengembangan solusi dan invensi berbasis sains. "Kami harap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMA di Indonesia untuk terus mengembangkan karya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan demi menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Siswa anggota delegasi, Ayodhya Sandyazmara Utomo, menyatakan pengalaman berada di SIIF 2025 adalah kesempatan yang tak ternilai. "Bisa mempresentasikan inovasi kami di depan juri internasional membuat saya memahami ilmu yang dipelajari di sekolah bisa berdampak nyata bagi lingkungan, serta membawa nama Indonesia di level dunia,” ujarnya. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik