Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Usai Ragunan Malam, Penataan Parkir Jadi Prioritas Pramono

Mohamad Farhan Zhuhri
13/10/2025 13:44
Usai Ragunan Malam, Penataan Parkir Jadi Prioritas Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (depan) bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari (kiri) dan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Fajar Sauri (belakang) melihat kondisi Harimau Bengala (Panthera tigris tigris) di Taman Margasatwa Ra( ANTARA FOTO/Fauzan/bar)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penataan parkir di Taman Margasatwa Ragunan bakal menjadi prioritas untuk diselesaikan setelah Ragunan Malam diberlakukan. Ia mengaku telah mendapat laporan pada hari pertama Ragunan dibuka pada malam hari, antusias masyarakat tinggi.

"Saya sudah mendapatkan laporan bahwa minat masyarakat itu luar biasa di luar dugaan. Baru pada hari pertama saja sudah antrean terjadi, sehingga dengan demikian betul apa yang saya pikirkan untuk penanganan parkir dalam jangka menengah panjang di Ragunan sudah harus menjadi prioritas utama," kata Pramono di Jakarta Selatan, Senin (13/10).

Pramono tidak ingin kawasan sekitar Ragunan menjadi macet setiap Sabtu malam jika tidak ada penataan parkir. Ia juga mengaku mendengar permintaan masyarakat agar Ragunan malam hari tidak hanya pada Sabtu malam.

"Kemarin itu antusias orang dari mana-mana bahkan ada yang dari luar kota dan mereka meminta jangan hanya hari Sabtu malam, tetapi saya memutuskan untuk sementara Sabtu malam saja dulu," ujarnya.

Program Night at the Ragunan Zoo diadakan setiap malam Minggu, pukul 18.00–22.00 WIB, dengan tarif masuk normal — Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak. 

Melalui program itu, pengunjung dapat menikmati pengalaman berbeda, yaitu menyaksikan satwa yang aktif di malam hari, seperti mamalia kecil, burung hantu, hingga reptil.

Selama wisata malam berlangsung, mobil pribadi tidak diizinkan masuk ke area dalam Ragunan. Sebagai gantinya, pengelola menyediakan shuttle buggy car berkapasitas lima orang untuk mengantar pengunjung menuju titik-titik satwa. Tarif layanan ini Rp250.000 per jam.

Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan aktivitas ringan seperti night workout dengan jarak tempuh 1,8 km di area yang telah ditentukan di kawasan tersebut. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik